PAPUA TENGAH
Intervensi Lintas Sektor Jadi Kunci Penanganan Konflik di Kwamki Narama
AKTUALITAS.ID – Kepolisian Daerah Papua Tengah menegaskan bahwa penyelesaian konflik berkepanjangan di Distrik Kwamki Narama memerlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan.
Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor krusial untuk mengakhiri pertikaian antara kelompok Dang dan Newegalen.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengakui bahwa menangani akar permasalahan di wilayah tersebut merupakan tantangan besar yang tidak bisa diselesaikan oleh aparat keamanan secara sepihak.
Ia menekankan pentingnya dukungan lintas sektor untuk mencapai stabilitas keamanan yang permanen.
“Memang tidak mudah ya, tidak mudah. Karena saya ya jujur, kalau saya sendirian lakukan agak berat. Kita Polri khususnya ya, butuh support dari semua pihak,” ujar Jermias saat ditemui jurnalis pada Sabtu, 18 April 2026.
Konflik yang berpusat di Kampung Amole ini merupakan residu dari ketegangan yang pecah sejak akhir tahun 2025.
Meski upaya rekonsiliasi sempat dilakukan pada awal 2026 melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemkab Mimika, dan Pemkab Puncak, kesepakatan damai tersebut terbukti rapuh.
Eskalasi kekerasan kembali meningkat pada Kamis 16 April 2026 lalu, yang mengakibatkan satu korban jiwa dari pihak Newegalen.
Situasi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya aksi balasan jika tidak segera dimediasi secara mendalam.
Kapolda mendorong adanya intervensi yang lebih progresif dari pemerintah daerah untuk menjembatani dialog kedua kelompok.
Jermias berharap kesadaran kolektif dari masyarakat yang bertikai dapat tumbuh demi memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi di Distrik Kwamki Narama.
Ia optimis bahwa melalui kolaborasi yang tepat, perdamaian jangka panjang bukanlah hal yang mustahil.
“Mudah-mudahan saya berdoa masyarakat sadar dengan sendirinya, itu yang kita harapkan. Tapi kalau perlu untuk kita lakukan ini, kolaborasi saja dengan Pemda sehingga kita bisa laksanakan perdamaian yang permanen. Masyarakat kembali aktivitas,” pungkasnya.
(Ahmad).
-
NASIONAL05/06/2026 07:00 WIBEks Jenderal Polisi Pilih ‘Nyanyi’ di Kasus BGN
-
DUNIA05/06/2026 08:00 WIBTrump Murka Usai DPR Setujui Pembatasan Kekuasaan Perang
-
POLITIK05/06/2026 06:00 WIBPrabowo Siapkan Kursi untuk Said Iqbal di Kabinet
-
NUSANTARA05/06/2026 06:30 WIBSubuh Mencekam! Suami Habisi Istri di Rumah
-
JABODETABEK05/06/2026 08:30 WIBSi Jago Merah Lalap Permukiman Dekat Stasiun Tanah Abang
-
POLITIK05/06/2026 10:00 WIBSaid Iqbal: Tunggu Saja Pengumuman Presiden
-
EKBIS05/06/2026 10:30 WIBRupiah Jeblok ke Rp18.056 per Dolar AS
-
NUSANTARA05/06/2026 07:30 WIBPrajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Bacok Brimob

















