Berita
GP Ansor Desak Kapolri Segera Tunjuk Kabareskrim Baru
mampu menyelesaikan kasus Novel Baswedan
JAKARTA – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mendorong Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis segera melakukan terobosan dan konsolidasi di tubuh Polri. Langkah tersebut harus dilakukan sesuai dengan aspek profesionalitas dan tugas utama memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.
“Ansor meminta Polri tetap mengedepankan aspek profesionalitas yang orientasinya pelayanan masyarakat,” tandas Wakil Ketua Bidang Kajian Strategis PP GP Ansor Affan Rozi, Jumat (15/11).
Menurut Affan, dalam rangka melakukan tugas-tugas tersebut hendaknya Kapolri segera menunjuk figur untuk mengisi posisi Kabareskrim. Sebab, kursi Kabareskrim hingga saat ini kosong selepaw Jenderal Polisi Idham Azis terpilih menjadi Kapolri menggantikan Jenderal (purn) Tito Karnavian yang menjadi Mendagri.
Dia mengatakan, penunjukan segera Kabareskrim yang baru penting mengingat fungsi vitalnya dalam penyelidikan, penyidikan, serta pengumpulan informasi berkaitan dengan kasus-kasus yang terjadi. Namun begitu, lanjut Affan, pengisian struktur jabatan di Polri sepenuhnya menjadi wewenang Kapolri, tentu dengan mempertimbangkan azas profesionalitas, kapabilitas, dan kompetensi.
“Kabareskrim yang baru nantinya harus merupakan figur yang profesional. Dan yang terpenting, mampu menyelesaikan kasus Novel Baswedan sesuai arahan Presiden dan Kapolri,” pungkas Affan.
-
NUSANTARA23/04/2026 23:30 WIBTNI-Polri Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Pengungsi Kampung Kembru di Puncak Jaya
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 06:00 WIBMeraba Misi Digitalisasi Dukcapil Mimika Menuju Integrasi Satu Data
-
EKBIS23/04/2026 23:00 WIBJembatan Digital di Jalur Langit: Strategi Indosat Membantu Jamaah Haji Tetap Terhubung
-
OLAHRAGA24/04/2026 00:01 WIBKetum PBTI Buka Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026
-
NASIONAL24/04/2026 07:00 WIBKasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Rp8,4 M ke KPK
-
JABODETABEK24/04/2026 06:30 WIBJangan Lupa, Perpanjang SIM di Lokasi Ini
-
NASIONAL24/04/2026 09:30 WIB263 Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
-
EKBIS24/04/2026 10:00 WIBBaru Terjadi Sepanjang Sejarah, Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton

















