Berita
PNS Jumat Libur, PKS: Pemerintah Tak Paham Reformasi Birokrasi
usul saya pemerintah cerdas sedikit kenapa
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, menilai wacana penambahan libur buat PNS. Ia menilai hal itu tak produktif dan menunjukkan pemerintah tak paham reformasi birokrasi.
“Ini sama seperti lontaran isu pemangkasan eselon 3 dan 4, lalu dengan artifisial intelijen, sama dengan lontaran-lontaran yang tidak produktif dalam memahami reformasi birokrasi,” kata Mardani di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (4/12).
Ia menilai usulan ini bukan pendidikan politik yang baik untuk publik dan masyarakat. Justru pemerintah dianggap membuang-buang modal sosial. Ia meminta Jokowi memanfaatkan kemenangannya untuk menyejahterakan masyarakat
“Jadi usul saya pemerintah cerdas sedikit kenapa, jangan melempar yang seperti ini yang tidak jelas. Sekarang kita sudah menteri 34, tambah wamen, lalu itu mau libur itu, loh yang bekerja siapa gitu?” kata Mardani.
Menurutnya, kalau memang Indonesia mau maju, maka harus punya grand design reformasi birokrasi. Harusnya wacana itu jangan dilempar satu persatu tapi dibuat grand designnya misalnya untuk 10 tahun ke depan.
“Kemarin PNS bisa kerja di rumah, ramai lagi, ini libur lagi,” kata Mardani.
“Buat saya yang paling penting kalau mau benar-benar itu pemangkasan jumlah-jumlah Kementerian. Dari awal saya usul kementerian 14-15 saja. Kementerian Perdagangan digabung dengan Kementerian Luar Negeri,” kata Mardani.
Ia menilai bila jumlah menteri sedikit, maka akan lebih kaya fungsi. Contohnya Australia tak ada Kementerian Perdagangan.
“Semuanya ada di dalam Kementerian Luar Negeri karena memang perdagangan yang banyak keluar. Di Kanada Kementerian Jalan Raya, Kementerian Pertahanan dan Keamanan Energi dijadiin satu. Dan itu semua nanti sederhana,” kata Mardani.
-
FOTO04/03/2026 09:47 WIBFOTO: Prabowo Ajak Diskusi Mantan Presiden dan Wapres Bahas Permasalahan Bangsa
-
POLITIK04/03/2026 00:01 WIBPenuhi Undangan Prabowo, SBY, Jokowi, JK hingga Ma’ruf Amin Hadir di Istana
-
RAGAM04/03/2026 02:01 WIBDampak Perang AS-Iran, Ronaldo Selamatkan Pesawat Jet Pribadinya
-
POLITIK04/03/2026 06:00 WIBMegawati Pilih Hadiri Acara Internal PDIP di Bali
-
NASIONAL04/03/2026 11:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Setoran Rokok ke Oknum Bea Cukai
-
PAPUA TENGAH04/03/2026 01:00 WIBKasus Campak Meningkat, Dinkes Mimika Jalankan “Imunisasi Kejar”
-
OLAHRAGA04/03/2026 17:30 WIBFajar/Fikri Melaju ke Babak Kedua All England 2026
-
EKBIS04/03/2026 10:30 WIBRupiah Kritis! Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS Pagi Ini

















