Berita
Kematian Jenderal Qassim Sulaimani, Presiden Iran Tegaskan Akan Balas AS
“Jika Anda cukup jantan, kenapa tidak Anda lakukan sendiri?”
Presiden Iran, Hassan Rouhani melayat dan menyampaikan belasungkawa ke rumah Qassim Sulaimani pada Sabtu. Dalam kesempatan itu, Rouhani juga menyinggung balas dendam terhadap AS.
“Amerika tidak menyadari kesalahan besar yang telah diperbuat. Mereka akan melihat dampak dari tindakan kejahatannya, tidak hanya hari ini, tapi untuk tahun-tahun yang akan datang,” jelasnya, dikutip dari The New York Times, Minggu (5/1/2020).
“Pembalasan itu pasti,” tegas Kepala Korps Garda Revolusi Iran, Jenderal Mohammad Reza Naghdi dalam siaran televisi.
“AS seharusnya tidak membuang-buang waktunya mengirimkan kami pesan, surat-surat dan penghubung,” lanjutnya.
Reza Naghdi mengatakan, pejabat AS telah menggerakkan setiap orang agar mencegah Iran melakukan pembalasan.
“Jika Anda cukup jantan, kenapa tidak Anda lakukan sendiri?”
Pembunuhan Jenderal Sulaimani diprediksi akan semakin memicu anti-Amerikani di Iran, kata Hamidreza Azizi, asisten profesor hubungan internasional di Universitas Shahid Beheshti Iran.
“Ini akan mengikis wajah kamp moderat di dalam Iran, dan itu bahkan akan mengubah kaum moderat menjadi garis keras,” katanya.
Sebelumnya, mantan Panglima Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan akan melancarkan balas dendam terhadap Amerika Serikat yang telah membunuh Qassim Sulaimani dalam sebuah serangan drone di Bandara Internasional Baghdad, Irak.
“Sulaimani menjadi syuhada bersama saudara-saudara lainnya tapi kami akan membalas keras Amerika,” kata Mohsen Rezai, yang saat ini adalah Kepala Dewan Kebijaksanaan dalam kicauannya di Twitter.
-
FOTO24/08/2026 11:15 WIBFOTO: Momen Budi Arie Potong Tumpeng Rayakan HUT ke-12 Projo
-
NASIONAL24/08/2026 11:15 WIBSDI Bongkar Jalan Panjang Kedaulatan Indonesia
-
NASIONAL24/08/2026 10:00 WIBBPS Ungkap Data Desil 290 Juta Warga Indonesia
-
EKBIS24/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu
-
EKBIS24/08/2026 10:30 WIBRupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.690/US$
-
NASIONAL24/08/2026 11:00 WIBIbas Desak Investigasi Karhutla Kalimantan
-
NASIONAL24/08/2026 17:00 WIBHabiburokhman: Dalang Karhutla Harus Diburu
-
RIAU24/08/2026 20:30 WIBDiapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Fokus Kami Padamkan Api