NASIONAL
BPS Ungkap Data Desil 290 Juta Warga Indonesia
AKTUALITAS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merampungkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini telah mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga. Integrasi skala raksasa ini digadang-gadang bakal menjadi basis utama pemerintah dalam memilah penerima program bantuan sosial (bansos) dan pembuat kebijakan strategis agar tak lagi salah sasaran.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan pemutakhiran data masif ini dihimpun dari berbagai lini, mulai dari sinkronisasi data kependudukan Dukcapil, sensus, hingga ground check langsung di lapangan.
Meski demikian, Amalia melayangkan peringatan keras terkait pemahaman masyarakat atas istilah pengelompokan tingkat kesejahteraan atau yang dikenal sebagai “desil”. Ia menegaskan, angka desil bukanlah indikator tunggal yang menentukan kaya atau miskinnya suatu keluarga secara mutlak.
“Angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” tegas Amalia dalam keterangan resminya, Minggu (23/8/2026).
BPS menjelaskan, masyarakat yang berada dalam desil yang sama belum tentu memiliki pendapatan atau pengeluaran yang persis setara. Desil 1 menandakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sementara Desil 10 berada di posisi tertinggi.
Bagi masyarakat yang merasa pengelompokan data keluarga atau dirinya tidak sesuai dengan realita di lapangan, BPS membuka kanal Usul dan Sanggah. Warga dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos milik Kemensos, SIKS-NG di tingkat desa/kelurahan, atau portal Cek DTSEN milik BPS. Namun, BPS mengingatkan bahwa pengajuan sanggahan tidak secara otomatis langsung mengubah status desil, melainkan akan dihitung ulang sesuai metode pemeringkatan resmi. (Andrey/Mun)
-
NASIONAL23/08/2026 21:30 WIBProjo HUT ke-12, Budi Arie Soroti Korupsi di Sekitar Kekuasaan
-
DUNIA23/08/2026 15:00 WIBMalaysia Kirim Surat Resmi ke ASEAN Gegara Asap
-
JABODETABEK23/08/2026 16:00 WIBPramono Belum Putuskan Tarif Parkir Naik
-
NASIONAL23/08/2026 17:00 WIBPemerintah Gelontorkan Rp1,2 Triliun untuk Pangan Bencana
-
NASIONAL23/08/2026 14:00 WIBGolkar Desak BMKG Perkuat Alarm Gempa
-
NUSANTARA23/08/2026 20:00 WIBDalam Hitungan Menit, Api Melahap Desa Adat Sade
-
NUSANTARA23/08/2026 13:00 WIBKepala Balai TNWK: Ada Dugaan Way Kambas Sengaja Dibakar
-
NASIONAL24/08/2026 07:00 WIBPrabowo Siap Terbang ke NTT Usai Tinjau Karhutla Kalimantan