Connect with us

NASIONAL

Eddy Soeparno Dukung Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Mencekamnya krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang telah membara selama 48 hari berturut-turut mendesak penanganan tingkat tertinggi. Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mendukung penuh agar komando penanganan karhutla kini ditarik langsung di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ekstrem ini dinilai krusial mengingat skala dampak bencana yang tak lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan telah melumpuhkan sektor kesehatan, konektivitas transportasi nasional, hingga perekonomian masyarakat di Kalimantan Barat, Tengah, dan Selatan.

“Ketika kebakaran sudah berlangsung berminggu-minggu, membutuhkan pengerahan ribuan personel, dukungan udara, dan mematikan penerbangan, maka sudah sebaiknya level koordinasi penanganannya langsung di bawah komando Presiden,” tegas Eddy, Sabtu (22/8/2026).

Kekhawatiran MPR terbukti valid. Kementerian Perhubungan mencatat kabut asap pekat telah merobohkan operasional sejumlah penerbangan secara masif, seperti yang terjadi di Bandara Singkawang. Menurut Eddy, lumpuhnya mobilitas warga menjadi indikator kuat bahwa bencana ini telah melampaui batas administratif antarprovinsi.

Eddy pun mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo yang menerjunkan lebih dari 12.880 personel gabungan TNI-Polri dan BNPB, serta menginstruksikan pemburuan hukum tanpa ampun terhadap korporasi maupun individu yang sengaja membakar lahan.

Tak hanya soal penindakan hukum, pimpinan MPR ini juga mendesak pemerintah membangun kerangka penanganan nasional jangka panjang berbasis ekonomi karbon. Konsep ini dirancang untuk memberikan insentif finansial langsung bagi warga lokal yang berhasil menjaga hutan.

“Negara harus berinvestasi sebelum api muncul. Masyarakat yang menjaga hutan harus mendapatkan manfaat ekonomi. Dengan begitu, hutan yang terjaga memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada hutan yang terbakar,” pungkasnya. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version