Connect with us

NASIONAL

Menteri LH Bongkar 335 Perusahaan Nakal

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Praktik kotor korporasi yang nekat membakar hutan demi menghemat biaya operasional bakal berujung petaka hukum. Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, membongkar keberadaan 335 perusahaan pemilik konsesi di Kalimantan dan Sumatra yang kini berada dalam radar penindakan tegas pemerintah.

Jumhur menegaskan, pihak otoritas tidak akan tinggal diam melihat ulah korporasi yang sengaja menggunakan cara-cara murah dan merusak untuk membuka lahan.

“Kalau 335 perusahaan itu bahkan mungkin bisa lebih ada indikasi niat membuka lahan dengan cara mudah dan murah dengan membakar, konsekuensinya jelas dalam penegakan hukum kita: ada denda kepada negara, biaya pemulihan, dan kalau mens rea (niat jahat)-nya sudah jelas, itu bisa pidana,” tegas Jumhur melalui unggahan media sosial resminya, Sabtu (22/8/2026).

Langkah eksekusi di lapangan bahkan sudah mulai berjalan. Tanpa menyebutkan rincian identitas perusahaan, Jumhur mengungkap bahwa sejumlah lokasi milik pengusaha “nakal” telah dipasangi garis penyegelan oleh tim verifikasi.

Ia juga menagih komitmen para pemegang konsesi untuk melakukan mitigasi mandiri, alih-alih lepas tangan saat lahan mereka membara.

Di tengah ancaman sanksi bagi ratusan perusahaan tersebut, Jumhur mengapresiasi penanganan karhutla di Provinsi Riau yang dinilai berhasil menekan titik api secara signifikan melalui program ‘Riau Bersinergi’. Pembuatan sekat kanal dan embung terbukti efektif meminimalisasi dampak kebakaran meski di tengah ancaman El Nino.

Strategi preventif Riau tersebut diharapkan menjadi standar baru nasional, sembari pemerintah terus memburu dan menindak tegas 335 perusahaan yang terbukti nekat “main api”. (Andrey/Mun)

TRENDING

Exit mobile version