Berita
Akibat Wabah Virus Corona, Macau Tutup Operasional Kasino Selama Dua Pekan
Macau, pusat judi terbesar di dunia, menyampaikan pada Selasa (4/2/2020) telah meminta semua pengusaha kasino untuk tak beroperasi selama dua pekan akibat penyebaran wabah virus corona baru. Kebijakan pemerintah Macau ini muncul setelah mengonfirmasi kasus kesepuluh virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 400 orang di China, menginfeksi puluhan ribu dan menyebar ke lebih dari […]
Macau, pusat judi terbesar di dunia, menyampaikan pada Selasa (4/2/2020) telah meminta semua pengusaha kasino untuk tak beroperasi selama dua pekan akibat penyebaran wabah virus corona baru.
Kebijakan pemerintah Macau ini muncul setelah mengonfirmasi kasus kesepuluh virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 400 orang di China, menginfeksi puluhan ribu dan menyebar ke lebih dari 20 negara.
Kepala Eksekutif Macau, Ho Iat-seng mengatakan, industri perjudian akan ditutup selama dua pekan tapi dia memperingatkan penutupan bisa diperpanjang jika virus tersebut terus menyebar.
“Ini adalah keputusan sulit tapi kita harus melakukannya, demi kesehatan penduduk Macau,” jelasnya kepada wartawan, dilansir dari Channel News Asia, Selasa (4/2).
Ho Iat-Seng mengatakan pihaknya akan bertemu dengan perwakilan pengusaha kasino pada Selasa sore dan mengumumkan segera jadwal penutupan. Macau menutup industri kasino pertama kali pada 2018, ketika kota tersebut diterjang topan.
Pada Selasa, otoritas kesehatan mengumumkan dua kasus infeksi virus corona, salah satunya perempuan yang bekerja di kasino.
Sebagai satu-satunya tempat di China dimana judi diizinkan, kasino di Macau menyumbang 80 persen pendapatan pemerintah.
Jumlah pengunjung kasino anjlok 80 persen dalam sepekan terakhir.
Ho sebelumnya mengatakan dia bersedia untuk menutup industri perjudian karena wabah virus dan kasino telah memantau suhu tubuh pengunjung di setiap pintu masuk dalam beberapa hari terakhir.
Ho Iat-Seng yang mengenakan masker sepanjang konferensi pers menambahkan, dia belum ada rencana untuk menutup perbatasan dengan China daratan tetapi akan mempertimbangkan untuk menutup pos-pos pemeriksaan tertentu, langkah yang juga diambil Hong Kong.
Dia juga meminta warga untuk mengurangi perjalanan ke luar.
“Jangan keluar jika tak perlu. Saya harap setiap orang menggunakan masker kemana pun Anda pergi, supermarket atau pasar tradisional. Jangan lengah. Jangan anggap ini sepele,” pesannya.
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
Berita13/09/2026 23:00 WIBPolres Metro Jakarta Pusat Ungkap Peredaran 5,2 Kilogram Sabu di Cengkareng
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
NASIONAL13/09/2026 13:00 WIBKPK: Guru SMA Jadi Pengepul Suap Mahasiswa Baru Unsoed
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
OTOTEK13/09/2026 07:30 WIB9 Cara Sederhana Lindungi HP dari Ancaman Siber