Berita
Update Corona di Jatim 6 April: 189 Positif, 40 Sembuh, 14 Meninggal
AKTUALITAS.ID – Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur kembali bertambah. Pada Senin (6/4/2020), tercatat dua orang pasien positif baru, sehingga total pasien positif di wilayah ini menjadi 189 pasien. Dua orang tambahan pasien tersebut, satu di antaranya berada di Kota Malang, sementara pasien lainnya berada di Tulungagung. Pasien terkahir diketahui berdomisili di […]
AKTUALITAS.ID – Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur kembali bertambah. Pada Senin (6/4/2020), tercatat dua orang pasien positif baru, sehingga total pasien positif di wilayah ini menjadi 189 pasien.
Dua orang tambahan pasien tersebut, satu di antaranya berada di Kota Malang, sementara pasien lainnya berada di Tulungagung. Pasien terkahir diketahui berdomisili di Trenggalek, Jawa Timur.
“Hari ini, konfirmasi [pasien] positifnya tambah 2 orang, maka sekarang total 189 orang,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin.
Dari jumlah pasien positif itu, pasien yang tengah dirawat di rumah sakit hanya tersisa 135 pasien. Hal itu lantaran 40 pasien positif telah dinyatakan terkonversi negatif atau sembuh. Dengan dua orang tambahan baru pada hari ini, yakni dari Kota Surabaya.
“40 orang di antaranya sudah sembuh. Alhamdulilah kesembuhan covid-19 di Jatim pada hari ini 21,16 persen, tentu kita berharap kesembuhan ini terus meningkat,” kata dia.
Khofifah pun berharap angka kesembuhan ini bisa terus meningkat, agar angka mortalitasnya atau kematian pasien, bisa diturunkan. Sementara jumlah pasien yang meninggal tetap berjumlah 14 orang.
Lalu jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan juga mengalami penambahan. Untuk PDP kini berjumlah 985 pasien, sedangkan ODP sebanyak 10.929 orang.
Namun kata Khofifah, dari total 985 PDP, yang masih dalam pengawasan saat ini tersisa 669 orang, lantaran 300-an orang lebih telah dinyatakan sehat. Sementara 4,8 persen di antaranya meninggal dunia.
“Dari PDP ada 985 orang yang saat ini masih dalam pengawasan ada 669. Sehingga yang 300 lebih itu terkonfirmasi sudah tidak dalam pengawasan berarti sudah sehat, ada PDP yang kemudian meninggal ada 4,8 persen,” kata dia.
Begitu juga untuk ODP, dari catatan sebanyak 10.929 orang, 3.100-an orang pasien sudah sudah melalui masa pemantauannya atau sehat. Kemudian ada pula delapan orang meninggal dunia.
“Yang ODP tercatat 10.929 orang, yang masih dalam pantauan ada 7.872 orang sehingga sebetulnya yang sudah tidak lagi dalam pantauan sekitar 3.100 pasien. 8 orang meninggal,” kata Khofifah.
-
POLITIK21/08/2026 14:00 WIBMardiono: PT 7% Bunuh Demokrasi
-
JABODETABEK21/08/2026 14:30 WIBTabrak Truk, Dua Penumpang Jeep Mercy Hangus Terbakar di Tol Jagorawi
-
NASIONAL21/08/2026 19:00 WIBJelang Muktamar, Gus Yahya Minta Kader NU Jangan Mau Ditakut-takuti
-
POLITIK21/08/2026 16:00 WIBSDI Kumpulkan Pejabat hingga Akademisi, Ada Misi Besar?
-
RIAU21/08/2026 19:30 WIBSemarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
-
NASIONAL21/08/2026 17:00 WIBBMKG: Gempa Susulan NTT Bisa Sampai 4 Minggu
-
DUNIA21/08/2026 18:00 WIBNATO Pasang Kuda-Kuda Hadapi Iran
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar