Berita
Muhammadiyah: Jangan ada Pihak ajukan UU Lain Tetapi Isi Sama RUU HIP
AKTUALITAS.ID – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah turut menolak pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Ia pun berpesan agar tidak ada lagi pengajuan RUU serupa dengan nama yang berbeda atau hanya berganti rupa namun tetap berisi soal trisila dan ekasila . “Jangan ada pihak tertentu mengajukan UU lain dengan nama yang berbeda tetapi isinya sama dengan […]
AKTUALITAS.ID – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah turut menolak pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
Ia pun berpesan agar tidak ada lagi pengajuan RUU serupa dengan nama yang berbeda atau hanya berganti rupa namun tetap berisi soal trisila dan ekasila .
“Jangan ada pihak tertentu mengajukan UU lain dengan nama yang berbeda tetapi isinya sama dengan RUU HIP ini, seperti misalnya mengajukan RUU lain yang namanya RUU tentang BPIP,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam webinar bertema ‘Bedah Tuntas RUU HIP’, Jumat (26/6/2020).
Muhammadiyah pun meminta agar DPR persoalan yang lebih penting seperti Covid-19 ketimbang RUU HIP.
“Kami memandang bahwa dalam situasi seperti ini energi kita seharusnya kita fokuskan, kita konsentrasikan, untuk sama-sama menyelesaikan persoalan pandemi Covid ini dan DPR lebih fokus pada fungsi pengawasan pelaksanaan penyelenggaraan,” ujarnya.
Apalagi penanganan Covid-19 ini menggunakan anggaran yang sangat besar.
“Terutama Covid-19 dengan uang triliunan rupiah itu berpotensi disalahgunakan,” tandasnya.
-
NASIONAL02/09/2026 13:00 WIBHerry Dermawan Sentil Harga Telur Rp21 Ribu
-
RIAU02/09/2026 13:15 WIBSiak Tuntas dan Kerumutan Empat Hari Tanpa Titik Api, Karhutla Riau Mulai Terkendali
-
EKBIS02/09/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat 25 Poin ke 6.625
-
DUNIA02/09/2026 08:00 WIBKapal Perang Turki Diklaim Usir Kapal Israel di Mediterania
-
NUSANTARA02/09/2026 08:30 WIBKabut Asap Lumpuhkan Water Bombing di Palangka Raya
-
NASIONAL02/09/2026 10:00 WIBGus Kikin Percepat Susunan Pengurus Baru PBNU
-
Ekstra02/09/2026 10:30 WIBRupiah Jeblok ke Rp17.762 per Dolar AS
-
POLITIK02/09/2026 07:00 WIBWamendagri Bima Arya Sentil Risiko Pemilu Digital