Berita
Menhan Korsel Sebut Kim Jong-un Beri Adik Jabatan Baru di Partai Buruh Korut
Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, dilaporkan memberi jabatan baru kepada adik perempuannya, Kim Yo-jong, di Partai Buruh Korut. Jika kabar itu benar, maka bisa dipastikan bahwa Kim Yo-jong akan menjadi tokoh terkuat kedua di negara tersebut setelah sang kakak. Melansir CNN, Rabu (26/8), laporan itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Korea Selatan, Jeong Kyeong-doo, […]
Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, dilaporkan memberi jabatan baru kepada adik perempuannya, Kim Yo-jong, di Partai Buruh Korut.
Jika kabar itu benar, maka bisa dipastikan bahwa Kim Yo-jong akan menjadi tokoh terkuat kedua di negara tersebut setelah sang kakak.
Melansir CNN, Rabu (26/8), laporan itu disampaikan oleh Menteri Pertahanan Korea Selatan, Jeong Kyeong-doo, di hadapan anggota dewan Majelis Nasional pada Selasa (25/8) kemarin. Dia mengatakan Kim Yo-jong kemungkinan sekarang diangkat menjadi Kepala Departemen Organisasi dan Bimbingan di Partai Buruh Korut.
Departemen itu memang terkenal punya pengaruh besar, seperti berurusan untuk menangani indoktrinasi ideologi negara kepada rakyat Korut, pengurusan internal partai, hingga politik luar negeri.
CNN melaporkan, para ahli percaya departemen tersebut bertanggung jawab memantau sekitar 3 juta anggota partai untuk memastikan mereka tetap setia kepada Kim Jong-un dan menghormati ajaran rezim Korea Utara.
Kim Yo-jong diketahui telah bertahun-tahun menjadi asisten dan orang kepercayaan saudara laki-lakinya. Dia pernah menjabat sebagai tokoh propaganda Korut, dan jabatan teranyar yang dia emban adalah pengganti Politbiro – badan senior partai yang berkuasa di Korea Utara.
Jeong menyatakan Yo-jong memiliki peran penting dalam membentuk kebijakan terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Pernyataan itu dia lontarkan sejalan dengan laporan Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan, bahwa Kim Jong-un telah memutuskan untuk mendelegasikan lebih banyak kekuasaannya kepada pejabat senior di sekitarnya, termasuk Yo-jong, untuk meringankan beban kerjanya.
Perbincangan meningkatnya peran Kim Yo-jong dalam peta perpolitikan Korut kemudian menimbulkan spekulasi bahwa dirinya akan menjadi pemimpin Korut selanjutnya. Apalagi sebelumnya dikabarkan Kim Jong-un mengalami masalah kesehatan.
Beberapa ahli percaya bahwa Yo-jong yang sedang naik daun saat ini telah menjadi bagian dari kampanye publisitas yang dirancang dengan cermat oleh pemerintah Korut.
Itu dilakukan untuk memberi sinyal bahwa dirinya sedang dipersiapkan untuk sesuatu, tetapi enggan menghubungkan perannya yang meningkat dengan spekulasi tentang kondisi Kim Jong-un.
-
POLITIK23/06/2026 16:15 WIBRoy Suryo dan Dokter Tifa Dapat Penagguhan, Analis Sebut Jokowi Tertekan
-
POLITIK23/06/2026 17:01 WIBDjarot: Jokowi Itu Siapkan Gibran Jadi Presiden Ketimbang Dukung Dua Periode Prabowo
-
NASIONAL23/06/2026 17:16 WIBIstana akan Telusuri Dugaan Mahasiswa UBK Terima Uang Usai Demo dan Audiensi dengan Wapres
-
NASIONAL23/06/2026 17:30 WIBUU Polri Baru Resmi Berlaku, Polri Siapkan Aturan Turunan
-
EKBIS23/06/2026 16:30 WIBBea Cukai Sita 6.747 Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53,98 Miliar, Menkeu: Saya Tindak Tegas
-
NUSANTARA23/06/2026 17:44 WIBPolda Jabar Utamakan Pemulihan Trauma YTR Sebelum Pemeriksaan
-
JABODETABEK23/06/2026 16:46 WIBParkiran di Cawang Tidak Tertib, Ini Kata Kadishub Jaktim
-
OLAHRAGA23/06/2026 18:00 WIBPemerintah Siapkan Program Besar untuk Timnas, Target Lolos Piala Dunia 2030

















