Berita
Saat Bermain Bola, 10 Orang Tewas Tersambar Petir di Uganda
Sepuluh anak tewas tersambar petir di kota Arua, Uganda setelah berteduh di sebuah gubuk saat hujan badai melanda. Anak-anak tersebut tengah bermain bola saat hujan deras melanda yang kemudian memaksa mereka istirahat di bangunan dekat rerumputan yang disambar petir. Sembilan anak, berusia 13 sampai 15 tahun, tewas di tempat. Sementara seorang anak lainnya meninggal dalam […]
Sepuluh anak tewas tersambar petir di kota Arua, Uganda setelah berteduh di sebuah gubuk saat hujan badai melanda.
Anak-anak tersebut tengah bermain bola saat hujan deras melanda yang kemudian memaksa mereka istirahat di bangunan dekat rerumputan yang disambar petir.
Sembilan anak, berusia 13 sampai 15 tahun, tewas di tempat. Sementara seorang anak lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Demikian dikutip dari BBC, Minggu (30/8).
Tiga anak yang masih hidup dirawat di rumah sakit setempat.
Wilayah barat laut Uganda mengalami hujan lebat ditambah dengan guntur dan kilat.
Ini adalah kecelakaan terburuk tersambar petir di Uganda sejak 2011, ketika 18 anak tewas di sebuah sekolah di wilayah barat tengah.
Tahun itu, 28 orang juga meninggal karena sambaran petir dalam pekan yang sama.
Pada Februari tahun ini, empat gorila gunung yang langka tewas setelah disambar petir.
-
POLITIK16/03/2026 14:00 WIBKetua Bawaslu Dorong Integritas Demokrasi Lewat Pengawasan Pemilu
-
JABODETABEK16/03/2026 16:30 WIBUsut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Periksa 86 CCTV
-
DUNIA16/03/2026 15:00 WIBErdogan Tuding Israel “Jaringan Haus Darah” di Timur Tengah
-
OLAHRAGA16/03/2026 16:00 WIBTaklukkan Persido 2-1, Persipuncak Melaju ke Final Liga 4 Papua Tengah
-
NASIONAL16/03/2026 18:30 WIBUji KUHP-UU ITE yang Dilayangkan Roy Suryo dkk, Ditolak MK
-
RAGAM16/03/2026 15:30 WIBSuhu Laut Hangat Dorong Pembentukan Siklon di Indonesia
-
RAGAM16/03/2026 13:30 WIBAhli Jepang Tunjuk Wilayah Berbahaya di Indonesia Pasca Peta Gempa 2024
-
PAPUA TENGAH16/03/2026 20:00 WIBPencarian Robianus Kehek yang Tenggelam di Dermaga Poumako Masuk Hari Kedua

















