Berita
Taiwan Sebut Selama 3 Hari Diintai Pesawat Tempur China
Pemerintah Taiwan pada Kamis (24/9) menyatakan bahwa China mengirim dua pesawat pengintai militer ke pulau itu selama tiga hari berturut-turut. Melansir Associated Press, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan, Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat China (PLA) mengirim dua pesawat secara terpisah pada Senin hingga Rabu. Sebagai tanggapan, pihak Taiwan sudah melacak pesawat tersebut dan mengirim patroli […]
Pemerintah Taiwan pada Kamis (24/9) menyatakan bahwa China mengirim dua pesawat pengintai militer ke pulau itu selama tiga hari berturut-turut.
Melansir Associated Press, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan, Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat China (PLA) mengirim dua pesawat secara terpisah pada Senin hingga Rabu.
Sebagai tanggapan, pihak Taiwan sudah melacak pesawat tersebut dan mengirim patroli udara.
Pekan lalu, China mengirim total 37 pesawat tempur, termasuk pembom dan jet tempur, melintasi Selat Taiwan sebagai peringatan ketika seorang pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengunjungi pulau itu.
Ketegangan di Selat Taiwan semakin meningkat ketika AS semakin erat dengan Taiwan, yang dianggap China sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen tetap menolak penyatuan dengan China. Pekan ini dia mengunjungi pangkalan militer dan memberi dukungan kepada para tentara, khususnya pilot dan kru, yang berdinas untuk tetap waspada terhadap aksi militer China.
Pada Juli, Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, mengatakan frekuensi latihan militer China telah meningkat “hampir setiap hari”.
China telah meningkatkan tekanan diplomatik dan militer kepada pemerintahan Tsai atas penolakannya menyetujui desakan China untuk mengakui pulau itu sebagai bagian dari Negeri Tirai Bambu.
Sebagian besar warga Taiwan menolak prospek penyatuan politik dengan China di bawah kerangka “satu negara, dua sistem” yang diterapkan di Hong Kong.
Setelah pemilihan Tsai pada 2016, China memutuskan kontak dengan pemerintah Taiwan dan berusaha mengisolasi pemerintahannya dengan menyedot sekutu diplomatik pulau itu seraya meningkatkan tekanan politik, militer, dan ekonomi.’
-
RIAU23/04/2026 20:00 WIBKejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkrah
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 20:30 WIBKetahanan Pangan Mimika: Bulog Perkuat Jaring Pengaman Sosial bagi 27 Ribu Warga
-
OTOTEK23/04/2026 21:00 WIBMaret 2026, Daihatsu Berhasil Menjual 5.054 unit Gran Max
-
JABODETABEK23/04/2026 21:30 WIBBesok! Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Gratiskan Transum
-
EKBIS23/04/2026 22:00 WIBMentan: Tidak Ada Kenaikan Harga Beras Meski Isu Biaya Kemasan
-
RAGAM23/04/2026 22:30 WIBOrang Tua Diminta Selektif Dalam “Sharenting” Untuk Cegah “Cyber Grooming”
-
NUSANTARA23/04/2026 23:30 WIBTNI-Polri Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Pengungsi Kampung Kembru di Puncak Jaya
-
EKBIS23/04/2026 23:00 WIBJembatan Digital di Jalur Langit: Strategi Indosat Membantu Jamaah Haji Tetap Terhubung

















