Berita
Lecehkan TKI, Pengadilan Singapura Vonis WN India 2 Tahun Penjara
Hakim pada Pengadilan Singapura menjatuhkan vonis dua tahun penjara dan dua kali cambuk terhadap seorang warga India, Sethu Selvaraj, yang melakukan pelecehan terhadap seorang tenaga kerja perempuan asal Indonesia (TKI). Seperti dilansir New Indian Express, Jumat (18/12), lelaki berusia 44 tahun itu dijatuhi vonis setelah selesai menjalani hukuman kurungan selama 13 pekan sejak Agustus lalu, […]
Hakim pada Pengadilan Singapura menjatuhkan vonis dua tahun penjara dan dua kali cambuk terhadap seorang warga India, Sethu Selvaraj, yang melakukan pelecehan terhadap seorang tenaga kerja perempuan asal Indonesia (TKI).
Seperti dilansir New Indian Express, Jumat (18/12), lelaki berusia 44 tahun itu dijatuhi vonis setelah selesai menjalani hukuman kurungan selama 13 pekan sejak Agustus lalu, akibat melanggar larangan pergerakan penduduk dalam pandemi Covid-19.
Menurut amar putusan, Selvaraj yang merupakan pemukim tetap di Singapura melakukan pelecehan itu pada 6 Juni lalu sekitar pukul 20.00. Saat itu dia bertemu dengan seorang TKI berusia 37 tahun di kedai kopi Bukit Panjang.
Jaksa Penuntut Umum, Shana Poon, menyatakan saat itu Selvaraj berkeras ingin mengantar sang TKI yang akan kembali apartemen majikannya.
“Saat itu terdakwa menanyakan nama dan meminta nomor ponsel korban,” kata Poon.
Kemudian, korban memberi tahu namanya, tetapi tidak memberikan nomor ponselnya kepada Selvaraj.
“Saat berada di apartemen, Selvaraj menarik tangan korban dan menghalanginya untuk naik tangga,” ujar Poon.
Saat itu sang TKI berontak dan berusaha melepaskan diri dari Selvaraj. Dia berhasil berlari menuju tangga, tetapi berhasil ditangkap dan dipeluk oleh Selvaraj.
Korban lantas berteriak minta tolong dan menangis. Suaranya lantas terdengar oleh seorang polisi yang sedang tidak bertugas.
Polisi berusia 34 tahun it lantas naik ke tangga dan melihat Selvaraj tengah menggerayangi tubuh sang TKI. Dia lalu menangkap Selvaraj.
Hakim Marvin Bay yang menjatuhkan putusan menyatakan para warga asing yang bekerja menjadi asisten rumah tangga sangat rentan terhadap tindak kejahatan. Menurut dia beruntung saat itu ada seorang polisi yang langsung bereaksi dan menangkap pelaku.
-
FOTO20/04/2026 11:08 WIBFOTO: KWP Award 2026 Beri Apresiasi Tokoh Nasional Serta Korporasi Mitra DPR
-
NASIONAL20/04/2026 21:00 WIBPanglima TNI Sinergikan TNI dan Pemda untuk Percepatan Pembangunan di Daerah
-
PAPUA TENGAH20/04/2026 16:30 WIBWapres Gibran di Mimika, Warga Tumpah Ruah di Depan Toko Meriah
-
POLITIK20/04/2026 07:00 WIBPDI Perjuangan Dorong DPR Kebut Pembahasan RUU Pemilu
-
NASIONAL20/04/2026 10:00 WIBCak Imin Minta Pengawasan Ketat Vape di Indonesia
-
RIAU20/04/2026 16:00 WIBKecelakaan di Tol Permai, Polisi Sebut Satu Korban Meninggal Dunia
-
NASIONAL20/04/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Borong KWP Award 2026 Berkat Energi Hijau
-
POLITIK20/04/2026 09:00 WIBSekjen Golkar Minta Kader Waspada Usai Nus Kei Tewas Ditusuk