DUNIA
Presiden Iran Deklarasikan ‘Perang Total’ Lawan AS
AKTUALITAS.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya kini menghadapi “perang skala penuh” dengan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut menandai eskalasi retorika di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, dengan Teheran menilai konflik tidak lagi terbatas pada operasi militer.
Dalam rapat Dewan Yudisial Tertinggi Iran, Pezeshkian mengatakan bentuk konfrontasi saat ini telah meluas ke sektor ekonomi, yang menurutnya menjadi medan utama dalam menghadapi tekanan dari pihak yang disebutnya sebagai musuh.
“Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh. Perang saat ini bukan hanya perang rudal,” ujar Pezeshkian, sebagaimana dikutip kantor berita resmi IRNA.
Menurut Pezeshkian, tekanan terhadap perekonomian dan mata pencaharian masyarakat merupakan tantangan terbesar yang sedang dihadapi Iran. Ia memperingatkan bahwa memburuknya kondisi ekonomi dapat memicu ketidakpuasan sosial yang pada akhirnya menggerus persatuan nasional.
Presiden Iran juga menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa mengabaikan persoalan pengangguran, kemiskinan, dan kesulitan hidup yang dialami masyarakat di tengah situasi konflik.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Pezeshkian juga menekankan bahwa menjaga kohesi nasional merupakan prioritas utama di tengah meningkatnya tekanan eksternal.
Di sisi lain, pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan melalui berbagai langkah, termasuk sanksi ekonomi dan aksi militer terhadap infrastruktur strategis. Klaim tersebut mencerminkan posisi resmi Teheran dalam memandang dinamika konflik yang sedang berlangsung.
Seiring meningkatnya ketegangan, kondisi ekonomi Iran dilaporkan semakin tertekan. Nilai mata uang nasional terus melemah, sementara inflasi tahunan mencapai sekitar 88 persen pada Juni, menurut data resmi yang dirilis pemerintah Iran. Situasi tersebut turut memperburuk daya beli masyarakat dan meningkatkan tekanan terhadap sektor ketenagakerjaan.
Pernyataan Pezeshkian memperlihatkan bahwa pemerintah Iran memandang konflik dengan Amerika Serikat telah memasuki dimensi yang lebih luas, mencakup aspek militer, ekonomi, dan sosial. Namun, pernyataan tersebut merupakan sikap resmi pemerintah Iran, sementara berbagai klaim terkait perkembangan konflik masih terus menjadi perhatian dan dipantau oleh komunitas internasional. (Mun)
-
NASIONAL23/10/2026 07:00 WIBTNI Janji Tindak Lanjut Surat KPK Soal Korupsi BNPB
-
NUSANTARA23/10/2026 08:30 WIBRelawan Karhutla Meninggal Usai Keluhkan Sakit Dada
-
JABODETABEK23/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai 4 Wilayah Jakarta
-
OPINI23/10/2026 12:50 WIB73 Tahun KPU Menjaga Marwah Demokrasi
-
JABODETABEK23/10/2026 07:30 WIBBocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Lele Bogor
-
NASIONAL23/10/2026 16:00 WIBSenator ProDem Sebut Luhut Cederai Semangat Prabowo Berantas Korupsi
-
POLITIK23/10/2026 06:00 WIBHasto: Legitimasi Gibran Runtuh Gara-Gara Putusan MK
-
RAGAM23/10/2026 23:00 WIBPemanasan Global Tinggalkan Jejak Mengejutkan di Laut