Connect with us

DUNIA

Iran Jadikan Trump Bintang Pertunjukan Satir di Balik Jeruji

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Iran kembali melayangkan tamparan keras bernada ejekan kepada Amerika Serikat. Kali ini, bukan lewat pengerahan militer, melainkan sebuah instalasi seni satir yang sukses membuat geger: sosok mirip Presiden AS, Donald Trump, dijebloskan ke dalam penjara di tengah kota Teheran.

Pemandangan tak biasa ini terpampang nyata dalam sebuah instalasi live di Tajrish Square. Seorang seniman dengan setelan jas rapi dan rambut pirang khas Trump berakting mondar-mandir di balik jeruji besi.

Slogan provokatif sekaligus menggelitik sengaja dipasang di instalasi tersebut: “Merupakan kejahatan jika tak melihat adegan ini.”

Sang ‘Trump’ palsu tak sekadar berdiam diri. Dalam beberapa adegan, ia mencengkeram jeruji besi dengan tatapan kosong ke depan, berteriak, hingga menempelkan tangan ke telinga seolah menguping dari dalam bui. Aksinya tak pelak menyedot perhatian warga Iran yang berbondong-bondong menonton, memotret, dan merekam momen langka tersebut.

“Menyaksikan adegan ini sungguh sangat menghangatkan hati, terlepas dari apa yang terjadi di negara kami,” ujar Atousa, salah satu warga setempat. “Di akhir nanti, ini adalah bentuk kemenangan bagi kami, bagi kaum muda Iran.”

Sindiran tajam ini tak lepas dari eskalasi konflik antara Teheran dan Washington yang terus memanas, terutama di kawasan strategis Selat Hormuz. Harapan damai sempat muncul saat kedua negara meneken nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata, namun berujung kandas.

Iran menuding AS melanggar kesepakatan dengan kembali melancarkan serangan dan menyasar fasilitas sipil, sebuah tindakan yang dicap Teheran sebagai kejahatan perang.

Hingga detik ini, meja perundingan masih buntu. AS bersikeras ingin melucuti program nuklir Iran yang diklaim berbahaya. Di sisi lain, Iran berdiri kokoh menolak tunduk, menegaskan bahwa program nuklirnya murni untuk kepentingan sipil dan bukan komoditas untuk dikompromikan. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version