Berita
Senin Pekan Depan, DPR AS Berencana Ajukan Pemakzulan Trump
Fraksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Amerika Serikat berencana mengajukan usulan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump pada Senin (12/1) pekan depan. Dilansir Reuters, Sabtu (9/1), menurut sumber usulan pemakzulan itu saat ini tengah digodok oleh sejumlah anggota DPR AS dari fraksi Partai Demokrat, yakni David Cicilline, Ted Lieu dan Jamie Raskin. Usulan pemakzulan itu adalah […]
Fraksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Amerika Serikat berencana mengajukan usulan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump pada Senin (12/1) pekan depan.
Dilansir Reuters, Sabtu (9/1), menurut sumber usulan pemakzulan itu saat ini tengah digodok oleh sejumlah anggota DPR AS dari fraksi Partai Demokrat, yakni David Cicilline, Ted Lieu dan Jamie Raskin.
Usulan pemakzulan itu adalah buntut dari kerusuhan dan penyerbuan terhadap Gedung Kongres (Capitol Hill) di Washington D.C., pada Rabu (7/1) lalu yang dilakukan oleh para pendukung Trump.
Sebelum kerusuhan, Trump berpidato dan meminta para pengikutnya untuk menghambat proses pengesahan hasil pemilihan presiden 2020 oleh Kongres.
Dalam salinan usulan pemakzulan yang beredar, para anggota DPR dari fraksi Demokrat itu menyatakan Trump menyulut kekerasan dan kerusuhan terhadap pemerintah Amerika Serikat, dalam upaya membalikkan hasil pemilu dan kekalahannya dari Presiden terpilih, Joe Biden.
“Presiden Trump sangat membahayakan keamanan Amerika Serikat dan lembaga pemerintahan. Dia mengancam integritas sistem demokrasi, dan menghambat peralihan kekuasaan yang aman dan damai dengan menghalangi koordinasi lembaga negara,” demikian isi usulan pemakzulan itu.
Usulan itu juga mencantumkan soal upaya Trump yang menelepon Menteri Negara Bagian Georgia, Brad Raffensperger, dan memintanya mencari tambahan suara untuk mengadang perolehan suara Biden di negara bagian itu.
Pidato Trump yang menyatakan ada dugaan kecurangan dalam pilpres 2020, meski sampai saat ini belum terbukti, menyulut amarah para pendukungnya yang berunjuk rasa di Washington menolak pengesahan dan penetapan Biden sebagai pemenang Pilpres AS.
Para pendukung Trump lantas menyerbu Gedung Kongres, dan merusak sejumlah ruangan anggota dewan dan ruang sidang.
Sampai saat ini dilaporkan ada lima orang yang tewas, termasuk seorang polisi, dalam kejadian itu.
Trump juga menyatakan tidak akan menghadiri pelantikan Biden pada 20 Januari mendatang.
-
NUSANTARA11/08/2026 23:00 WIBGunung Semeru Erupsi 8 Kali pada Selasa 11 Agustus 2026
-
NASIONAL12/08/2026 14:00 WIBMabes TNI Bantah Ambil Alih Keamanan
-
NASIONAL11/08/2026 22:00 WIBBNPB Ungkap Alasan Tak Andalkan Hujan Buatan untuk Lawan Karhutla
-
NUSANTARA11/08/2026 20:00 WIBPolresta Pekanbaru Gerebek Lokasi Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu, 3 Tersangka Ditahan
-
NUSANTARA12/08/2026 08:30 WIBDana Desa Belum Beres, Massa Bakar Kantor Pemerintah
-
OASE12/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Perintahkan Rezeki Halalan Thayyiban
-
JABODETABEK12/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Polda Metro Jaya Buka 08.00–14.00
-
NUSANTARA12/08/2026 15:15 WIBTak Nikmati Keuntungan, Enam Terdakwa Kasus Tanjung Perak Minta Dibebaskan