Berita
Kasus Corona Naik, China Kebut Bangun Karantina
Pemerintah Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China, bergegas mendirikan tiga ribu tempat karantina untuk mengantisipasi lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19) menjelang Hari Raya Imlek. Dilansir Associated Press, Jumat (15/1), lokasi karantina darurat itu dibangun di dekat lahan peternakan di pinggiran kota Shijiazhuang. Para pekerja konstruksi dan alat berat dikerahkan untuk mulai mengeruk tanah dan membangun […]
Pemerintah Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China, bergegas mendirikan tiga ribu tempat karantina untuk mengantisipasi lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19) menjelang Hari Raya Imlek.
Dilansir Associated Press, Jumat (15/1), lokasi karantina darurat itu dibangun di dekat lahan peternakan di pinggiran kota Shijiazhuang.
Para pekerja konstruksi dan alat berat dikerahkan untuk mulai mengeruk tanah dan membangun pondasi bangunan.
Hal itu mengingatkan kembali situasi ketika pemerintah China membangun rumah sakit darurat Covid-19 secara kilat di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, pada awal 2020. Saat itu mereka juga mengubah gymnasium menjadi lokasi karantina pasien Covid-19.
China kembali melaporkan lonjakan kasus harian virus corona. Penambahan kasus baru Covid-19 tercatat menjadi yang tertinggi dalam lebih dari 10 bulan terakhir.
Komisi Kesehatan Nasional China mengungkap 144 kasus baru Covid-19 pada (14/1 ) Januari. Jumlah tersebut naik dari 138 kasus sehari sebelumnya, dan menjadi peningkatan harian tertinggi sejak 1 Maret yakni 202 infeksi.
Komisi mengatakan 135 dari kasus baru merupakan infeksi lokal, 90 di antaranya terjadi di Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing.
Sementara 43 kasus lainnya dilaporkan di Provinsi Heilongjiang. Kemudian Provinsi Guangxi dan Shaanxi masing-masing melaporkan satu kasus.
Akibat lonjakan itu, pihak berwenang memberlakukan lockdown. Setidaknya 28 juta orang diminta untuk tinggal di rumah.
Pihak berwenang mendesak warga untuk tidak melakukan perjalanan jika tidak perlu. Padahal bulan depan sudah memasuki liburan Tahun Baru Imlek di mana ratusan juta orang Tiongkok biasanya melakukan perjalanan untuk pulang kampung.
-
FOTO30/04/2026 19:02 WIBFOTO: KKP Perkenalkan Aplikasi Rekrutmen Awak Kapal
-
NASIONAL30/04/2026 06:00 WIBKemlu: Tak Ada Korban Jiwa Kecelakaan Bus Haji
-
NASIONAL30/04/2026 10:00 WIBJumhur: Mitigasi Kebakaran Hutan Harus Lebih Serius
-
NUSANTARA30/04/2026 08:30 WIBKejari Tetapkan Eks Ketua DPRD Gorontalo Tersangka Korupsi
-
DUNIA30/04/2026 12:00 WIBPanas Mencekik! India Dilanda Suhu Ekstrem Hingga 46,9°C
-
DUNIA30/04/2026 08:00 WIBDemokrat Siap Hadang Trump Soal Perang Iran
-
OTOTEK30/04/2026 13:30 WIBPeneliti: Suara Gempa Langit Bukan dari Bumi
-
POLITIK30/04/2026 11:00 WIBTotok Ingin Bawaslu Jadi ‘Rumah Demokrasi’ untuk Rakyat