Connect with us

POLITIK

Totok Ingin Bawaslu Jadi ‘Rumah Demokrasi’ untuk Rakyat

Aktualitas.id -

Anggota Bawaslu Totok Hariyono, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Anggota Bawaslu Totok Hariyono mendorong kantor Bawaslu di seluruh Indonesia menjadi ruang terbuka bagi pejuang demokrasi, sekaligus wadah konsolidasi dan diskusi publik guna memperkuat partisipasi masyarakat.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Totok Hariyono, menginginkan kantor Bawaslu di berbagai daerah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas pemilu, tetapi juga menjadi rumah bagi pejuang demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Totok saat melakukan supervisi dan monitoring program konsolidasi demokrasi di Kantor Bawaslu Kota Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

“Jadikan kantor Bawaslu sebagai rumah bagi pejuang demokrasi. Saya ingin kantor Bawaslu seperti kantor LBH yang menjadi tempat konsolidasi sebelum aksi-aksi memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Totok.

Menurutnya, langkah ini penting agar peran Bawaslu semakin dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran lembaga tersebut dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Totok menilai program konsolidasi demokrasi yang dijalankan Bawaslu harus mampu menyemai gagasan demokrasi di tengah masyarakat luas. Untuk itu, Bawaslu juga didorong aktif menjangkau publik, tidak hanya menunggu masyarakat datang.

“Kita harus keluar kantor untuk melakukan konsolidasi demokrasi dan mengajak masyarakat datang ke Bawaslu,” katanya.

Selain itu, Totok juga menekankan pentingnya tertib administrasi, termasuk pencatatan jumlah pengunjung yang datang ke kantor Bawaslu.

Hal ini dinilai penting untuk mengukur sejauh mana minat masyarakat dalam mencari informasi dan berdiskusi terkait kepemiluan serta penguatan demokrasi.

“Dengan data tersebut, kita bisa mengetahui seberapa besar masyarakat masih memandang Bawaslu sebagai lembaga penting dalam demokrasi,” jelasnya.

Totok berharap, dengan keterbukaan kantor Bawaslu, lembaga ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga menjadi pusat diskusi, konsolidasi, dan perjuangan aspirasi rakyat.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses demokrasi serta memperkuat posisi Bawaslu sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan rakyat. (Bowo/Mun)

TRENDING

Exit mobile version