Connect with us

POLITIK

Bagja Ajak Advokat hingga Akademisi Benahi Pemilu

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menegaskan perbaikan tata kelola pemilu tidak bisa hanya dibebankan kepada penyelenggara pemilu semata. Menjelang Pemilu 2029, Bawaslu mendorong kolaborasi besar lintas sektor demi memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Bagja saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) 2026 di Jakarta, Jumat (8/5/2026) malam.

Dalam forum tersebut, Bagja menekankan pentingnya keterlibatan banyak pihak, mulai dari penyelenggara pemilu, advokat, akademisi, hingga masyarakat sipil untuk bersama-sama membenahi sistem pemilu nasional yang dinilai masih memiliki banyak tantangan.

“Tentu akan ada masa Peradi SAI bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Komisi Pemilihan Umum pada Pemilu mendatang,” ujar Bagja.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

Bagja berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat pengawasan, meminimalkan pelanggaran, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi nasional.

Ia juga optimistis Pemilu 2029 dapat berjalan lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya apabila seluruh elemen bangsa terlibat aktif dalam proses pembenahan tata kelola pemilu sejak dini.

“Semoga Pemilu kita akan lebih baik lagi di tahun 2029,” katanya.

Pernyataan Ketua Bawaslu itu muncul di tengah berbagai evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya, mulai dari persoalan administrasi, sengketa proses pemilu, hingga tantangan pengawasan di era digital yang semakin kompleks.

Karena itu, Bawaslu menilai kerja sama lintas profesi dan lintas institusi menjadi langkah strategis untuk memastikan Pemilu 2029 berlangsung lebih bersih, transparan, dan berkualitas. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version