Berita
Diperiksa KPK, Kerabat Dekat Sebut Terakhir Ketemu Harun Masiku 4 Tahun Yang Lalu
AKTUALITAS.ID – Advokat Daniel Tonapa Masiku yang juga kerabat dekat tersangka mantan caleg PDIP Harun Masiku mengaku dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi soal keberadaan Harun Masiku yang sampai saat ini masih buron. Penyidik mengonfirmasi itu dalam pemeriksaan hari ini, Selasa, (19/1/2021). “Saya bilang tidak ada informasi. Terakhir saya ketemu itu mungkin 3 atau 4 […]
AKTUALITAS.ID – Advokat Daniel Tonapa Masiku yang juga kerabat dekat tersangka mantan caleg PDIP Harun Masiku mengaku dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi soal keberadaan Harun Masiku yang sampai saat ini masih buron. Penyidik mengonfirmasi itu dalam pemeriksaan hari ini, Selasa, (19/1/2021).
“Saya bilang tidak ada informasi. Terakhir saya ketemu itu mungkin 3 atau 4 tahun yang lalu,” kata Daniel seusai diperiksa di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
KPK memeriksa Daniel sebagai saksi untuk tersangka Harun dalam penyidikan kasus suap terkait penetapan anggota DPR terpilih tahun 2019-2024.
Ia juga mengaku kaget terkait adanya kabar yang menyebutkan Harun telah meninggal dunia. Daniel mengatakan pula bahwa keluarga tak mengetahui keberadaan Harun. Daniel hanya menyebut bahwa Harun juga berprofesi sebagai advokat.
“Saya justru kaget (disebut meninggal). Jadi, kami tentu berdoa semoga berita itu tidak benar,” kata Daniel.
Sebagai kerabat dekat, dia pun mengharapkan Harun Masiku segera menyerahkan diri, sehingga proses hukum di KPK bisa berjalan maksimal.
“Dari saya pribadi, karena masih saudaranya, saya secara pribadi meminta segera menyerahkan diri supaya ada kepastian bagi dia, kepastian bagi keluarga,” kata Daniel.
KPK meyakini Harun masih hidup dan terus berupaya menangkapnya. Diketahui, Harun telah dimasukkan ke dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2020 lalu.
-
FOTO18/04/2026 19:07 WIBFOTO: Klarifikasi JK Terkait Ceramahnya di UGM
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
EKBIS19/04/2026 11:30 WIBMinggu Ini Emas Antam Bertahan di Level Tertinggi Rp2,884 Juta
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
JABODETABEK19/04/2026 10:30 WIBJakarta Siaga Hujan Lebat Hingga 21 April
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana

















