DUNIA
Varian Baru COVID-19 Menyebar Cepat di Australia
AKTUALITAS.ID – Australia tengah menghadapi tantangan baru dengan munculnya varian COVID-19 yang diberi nama LB.1. Laporan media lokal pada Sabtu mengungkapkan bahwa varian ini berpotensi menyebar lebih cepat dibandingkan dengan varian sebelumnya. Juru bicara Departemen Kesehatan Australia mengonfirmasi adanya kasus terinfeksi LB.1 di negara tersebut, seperti yang dilaporkan oleh SBS News.
Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa varian LB.1 memiliki potensi penyebaran yang lebih cepat. Profesor Adrian Esterman, Ketua Biostatistik dan Epidemiologi di Universitas South Australia, menyatakan bahwa meskipun LB.1 hampir pasti lebih mudah menular dibandingkan KP.2, namun varian ini tidak menunjukkan dominasi atas KP.3 dan turunannya.
Dr. Paul Griffin, seorang dokter penyakit menular dan ahli mikrobiologi klinis di Universitas Queensland, juga mengomentari situasi ini. Ia menyebutkan bahwa Australia mungkin sedang mendekati puncak kasus COVID-19 pada musim dingin ini. “Kami mengalami gelombang besar aktivitas COVID dan itu tampaknya melambat, tetapi saat ini masih cukup banyak,” katanya.
Meskipun situasi ini mengkhawatirkan, para ahli terus memantau perkembangan dan memberikan panduan untuk mengendalikan penyebaran varian baru ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK21/10/2026 14:00 WIBWaka Komisi II DPR Dorong Penguatan DKPP
-
POLITIK21/10/2026 06:00 WIBKetua DKPP Dorong Penguatan Kelembagaan dalam Revisi UU Pemilu
-
JABODETABEK21/10/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Rabu
-
JABODETABEK21/10/2026 14:30 WIBRatusan Warga Tangsel Terserang Muntaber
-
NASIONAL21/10/2026 12:00 WIB
Netanyahu: Israel Siap Serang Iran Sendiri Tanpa AS
-
POLITIK21/10/2026 07:00 WIBEddy Soeparno Acungi Jempol Program Energi Prabowo
-
EKBIS21/10/2026 09:00 WIBBahlil Ancam Tindak Operator yang Biarkan Konten Adu Domba
-
POLITIK21/10/2026 11:00 WIBDua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Ingatkan Pemerintah Jangan Tuli