DUNIA
Varian Baru COVID-19 Menyebar Cepat di Australia
AKTUALITAS.ID – Australia tengah menghadapi tantangan baru dengan munculnya varian COVID-19 yang diberi nama LB.1. Laporan media lokal pada Sabtu mengungkapkan bahwa varian ini berpotensi menyebar lebih cepat dibandingkan dengan varian sebelumnya. Juru bicara Departemen Kesehatan Australia mengonfirmasi adanya kasus terinfeksi LB.1 di negara tersebut, seperti yang dilaporkan oleh SBS News.
Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa varian LB.1 memiliki potensi penyebaran yang lebih cepat. Profesor Adrian Esterman, Ketua Biostatistik dan Epidemiologi di Universitas South Australia, menyatakan bahwa meskipun LB.1 hampir pasti lebih mudah menular dibandingkan KP.2, namun varian ini tidak menunjukkan dominasi atas KP.3 dan turunannya.
Dr. Paul Griffin, seorang dokter penyakit menular dan ahli mikrobiologi klinis di Universitas Queensland, juga mengomentari situasi ini. Ia menyebutkan bahwa Australia mungkin sedang mendekati puncak kasus COVID-19 pada musim dingin ini. “Kami mengalami gelombang besar aktivitas COVID dan itu tampaknya melambat, tetapi saat ini masih cukup banyak,” katanya.
Meskipun situasi ini mengkhawatirkan, para ahli terus memantau perkembangan dan memberikan panduan untuk mengendalikan penyebaran varian baru ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
RIAU17/07/2026 15:05 WIBPolisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Pelalawan, Lima Pelaku Diamankan
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NASIONAL17/07/2026 09:00 WIBKPK Telusuri Motif Amplop ke Menhut Raja Juli
-
NASIONAL17/07/2026 07:00 WIBTNI Selidiki Penyebab Ledakan Gudang Munisi di Madiun
-
NUSANTARA17/07/2026 08:30 WIBGara-Gara Korek Api, Dua Rumah di Parepare Ludes Terbakar
-
POLITIK17/07/2026 10:00 WIBDituding Dalangi Rusuh Agustus, PDIP Ngamuk
-
EKBIS17/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Turun Tipis ke 6.101