DUNIA
Iran Tangkap 3.000 “Teroris” Terkait “Kerusuhan” Baru-baru Ini
AKTUALITAS.ID – Aksi protes yang semula berlangsung damai berangsur-angsur berubah menjadi rusuh, sehingga menimbulkan korban jiwa serta kerusakan pada fasilitas umum, masjid, gedung pemerintah, dan bank, terutama pada 8 dan 9 Januari 2026.
Otoritas Iran menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas situasi ini.
Hingga saat ini, sebanyak 3.000 “teroris” yang terlibat dalam “kerusuhan” baru-baru ini di Iran telah ditahan, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, pada Jumat (16/1/2026), mengutip pejabat keamanan Iran.
Para tahanan mencakup para pemimpin utama “kerusuhan,” individu yang terafiliasi dengan Israel, individu bersenjata, para “perusuh” yang merusak fasilitas umum, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan warga Iran, lansir Tasnim.
Disebutkan pula bahwa situasi di Iran dalam beberapa hari terakhir relatif tenang, meskipun ada upaya-upaya “untuk menyulut kembali kerusuhan.”
Gelombang protes meletus sejak akhir Desember di sejumlah kota di Iran akibat depresiasi tajam mata uang rial Iran.
Otoritas Iran telah mengakui adanya demonstrasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menangani keluhan ekonomi masyarakat, sembari memperingatkan agar aksi kekerasan, vandalisme, dan kerusuhan tidak terjadi.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL30/06/2026 07:00 WIBTB Hasanuddin: Latihan Militer Kopdes Telan Rp30 Juta/Orang
-
RIAU30/06/2026 20:45 WIBMTQ Riau 2026, Kafilah Bengkalis Raih Dua Gelar Juara Sekaligus
-
NUSANTARA30/06/2026 13:30 WIBJangan Nekat! Jalur Pendakian Merapi Masih Ditutup Total
-
FOTO30/06/2026 19:30 WIBFOTO: Dukungan Terdakwa Nadiem Makarim dari Driver Gojek
-
JABODETABEK30/06/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling Dibuka di 5 Wilayah Jakarta
-
POLITIK30/06/2026 16:00 WIBPengamat: Rivalitas Jokowi dan PDIP Kian Terbuka Jelang 2029
-
NUSANTARA30/06/2026 12:51 WIBKepala Dishub Lubuk Linggau Bantah Tuduhan Parkir Dikuasai Keluarga Wali Kota, Siap Tempuh Hukum
-
EKBIS30/06/2026 17:40 WIBLaba Naik 41 Persen, Dwi Shri Farmindo Tbk Tahan Dividen Demi Ekspansi Bisnis