Connect with us

DUNIA

Turki Disebut Ancaman Jangka Panjang bagi Israel

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Di tengah memanasnya ketegangan Timur Tengah dan bayang-bayang konflik dengan Iran, muncul penilaian mengejutkan dari media Israel. Bukan Teheran, melainkan Turki yang kini disebut sebagai tantangan strategis jangka panjang paling serius bagi negara Zionis tersebut.

Surat kabar Israel, Maariv, dalam analisis terbarunya menyimpulkan bahwa Ankara perlahan berkembang menjadi kekuatan regional yang dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap Israel dibandingkan Iran.

Penilaian itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Turki menunjukkan lompatan besar dalam pengembangan industri pertahanan, produksi senjata dalam negeri, serta modernisasi kekuatan militernya.

Menurut analisis tersebut, Turki kini telah menjelma menjadi salah satu kekuatan militer paling berpengaruh di kawasan. Sebagai anggota NATO dengan kekuatan militer terbesar kedua setelah Amerika Serikat, Ankara dinilai memiliki fondasi pertahanan yang jauh lebih kuat dibandingkan banyak negara di Timur Tengah.

Yang paling membuat Israel memperhatikan adalah tingkat kemandirian industri pertahanan Turki yang terus meningkat. Ankara disebut telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan militernya sendiri, mulai dari kendaraan tempur, sistem pertahanan udara, kapal perang hingga berbagai teknologi strategis lainnya.

Media Israel juga menyoroti keberadaan tank tempur utama Altay yang dikembangkan di dalam negeri sebagai simbol ambisi Turki untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemasok senjata asing.

Di sektor udara, Ankara memiliki armada ratusan pesawat tempur dan helikopter serang yang menjadi tulang punggung kekuatan militernya. Sementara di laut, kekuatan Turki dinilai semakin sulit diabaikan.

Maariv menilai ancaman paling signifikan dalam skenario konfrontasi potensial dapat datang dari armada laut Turki yang terus berkembang. Dengan kapal selam, fregat modern, hingga kapal serbu amfibi TCG Anadolu, Ankara dianggap memiliki kemampuan proyeksi kekuatan yang jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Perubahan inilah yang disebut mulai menggeser kalkulasi strategis para pengambil kebijakan di Tel Aviv.

Jika selama bertahun-tahun Iran menjadi fokus utama kekhawatiran keamanan Israel karena program nuklir dan jaringan kelompok proksinya di kawasan, kini muncul pandangan bahwa Turki menghadirkan tantangan berbeda: negara dengan ekonomi besar, militer modern, industri pertahanan mandiri, dan pengaruh geopolitik yang terus meluas.

Bagi sebagian kalangan di Israel, ancaman jangka panjang tidak selalu datang dari negara yang paling vokal dalam konflik saat ini, melainkan dari negara yang secara konsisten membangun kekuatan nasional dan kemampuan militernya dari tahun ke tahun.

Meski demikian, analisis tersebut merupakan pandangan media dan pengamat strategis di Israel, bukan pernyataan resmi pemerintah Israel. Namun munculnya narasi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kekuatan militer Turki kini mulai masuk dalam radar perhatian serius para perencana keamanan di kawasan Timur Tengah.

Di tengah persaingan geopolitik yang semakin kompleks, hubungan Ankara dan Tel Aviv diperkirakan akan terus menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keseimbangan kekuatan regional dalam beberapa tahun ke depan. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version