Connect with us

DUNIA

PM Israel Klaim Anak Jadi Target Iran

Aktualitas.id -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Konflik bersenjata yang membakar kawasan Timur Tengah kini memasuk babak baru yang kian personal dan memanas. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara mengejutkan melontarkan tuduhan bernada tinggi dengan menyebut bahwa otoritas Iran telah berusaha membunuh salah satu putra kandungnya.

Pernyataan eksplosif tersebut disampaikan Netanyahu dalam wawancara eksklusif bersama saluran media berbasis konservatif Pemimpin Partai Likud itu menegaskan bahwa ancaman terhadap keluarganya bukan sekadar isapan jempol, melainkan plot pembunuhan nyata yang didalangi Tehran.

“Ini kasus yang sulit dipercaya. Iran menargetkan salah satu anak laki-laki saya. Iran mencoba membunuhnya, mencoba membunuh salah satu anak saya,” tegas Netanyahu penuh nada amarah.

Kendati melemparkan klaim yang menguncang panggung geopolitik global tersebut, Netanyahu secara misterius enggan membeberkan rincian lebih lanjut. Ia menolak menyebutkan kapan plot tersebut terdeteksi, bagaimana skema pembunuhan dijalankan, maupun siapa di antara dua putra laki-lakinya Yair atau Avner yang menjadi sasaran tembak intelijen Iran.

Sebagai informasi, Yair Netanyahu (35) diketahui telah menetap di Miami, Amerika Serikat, dengan pengawalan ekstra ketat dari lembaga intelijen Shin Bet. Sementara itu, putra lainnya, Avner, cenderung menjaga profil rendah di dalam negeri.

Tuduhan dramatis Netanyahu meluncur di tengah situasi perang terbuka antara Israel yang disokong Amerika Serikat melawan Iran sejak akhir Februari lalu. Perang brutal yang terjadi pada bulan suci Ramadan itu sebelumnya telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta anggota keluarganya. Posisi kepemimpinan tertinggi Iran kini resmi digantikan oleh sang putra, Mojtaba Khamenei.

Namun, di balik narasi ancaman keamanan negara yang dihembuskan Netanyahu, para pengamat politik mencium aroma ketakutan politik domestik. Klaim plot pembunuhan ini bertepatan dengan merosotnya popularitas Netanyahu ke titik terendah jelang Pemilu Israel yang dijadwalkan bergulir dua bulan lagi pada Oktober mendatang.

Menurut laporan posisi Netanyahu saat ini terancam oleh mantan kepala staf militer Gadi Eisenkot yang menempel ketat dalam berbagai jajak pendapat. Sejumlah pakar menilai Netanyahu sengaja mengapitalisasi isu keamanan dan bahaya eksistensial keluarga pimpinan demi meraih simpati dan meraup suara pemilih yang kian skeptis. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version