Connect with us

DUNIA

Miliarder Pendukung Presiden Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Duka mendalam menyelimuti Zimbabwe setelah pengusaha sekaligus konglomerat ternama Wicknell Chivayo dan istrinya, Lucy Muteke, dilaporkan tewas dalam kecelakaan helikopter di wilayah tenggara Harare pada Rabu (30/9/2026) malam waktu setempat.

Kabar meninggalnya Chivayo yang dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh dan pendukung utama Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa langsung menggemparkan publik Zimbabwe.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara keluarga, Herbert Chivayo, serta Presiden Emmerson Mnangagwa melalui lembaga penyiaran negara Zimbabwe.

“Kami sangat terpukul dan kehilangan kata-kata setelah mendengar kabar tragis ini,” ujar Herbert Chivayo.

Presiden Mnangagwa juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya pengusaha yang selama ini dikenal dekat dengan lingkungan pemerintahan Zimbabwe.

BACA JUGA  Tak Ada Bukti Sabotase dalam Kecelakaan Helikopter yang Menewaskan Presiden Iran

Menurut Mnangagwa, kematian mendadak Chivayo dan keluarganya menjadi pukulan besar bagi bangsa Zimbabwe.

“Kematian yang mendadak dan tak terduga ini membuat bangsa kita, keluarga saya, dan saya pribadi merasa terpaku serta diliputi duka dan keterkejutan yang mendalam,” ujarnya.

Wicknell Chivayo merupakan sosok konglomerat yang dikenal luas berkat gaya hidup mewah dan aktivitas filantropinya. Pria berusia 43 tahun itu juga dikenal sebagai pendukung kuat Presiden Mnangagwa serta pernah memenangkan sejumlah kontrak pemerintah bernilai besar.

Selain aktif di dunia bisnis, Chivayo kerap menjadi sorotan publik karena kebiasaannya memberikan hadiah bernilai fantastis kepada rekan bisnis, tokoh publik, maupun sekutu politiknya.

Dalam insiden tersebut, Chivayo dan Lucy Muteke termasuk di antara enam korban tewas setelah helikopter yang mereka tumpangi jatuh di kawasan pedesaan Marondera, sebelah tenggara Harare.

BACA JUGA  Perekrut Tentara Rusia Diciduk Polisi Zimbabwe

Otoritas setempat menyatakan tidak ada satu pun korban yang selamat dalam kecelakaan tersebut.

Pada awalnya, pemerintah hanya mengonfirmasi bahwa seorang “pengusaha terkemuka” berada di antara penumpang helikopter yang jatuh. Namun setelah proses identifikasi awal dilakukan, identitas Chivayo akhirnya dikonfirmasi oleh keluarga dan pemerintah.

Kepolisian Zimbabwe menyatakan proses identifikasi korban masih terus dilakukan melalui tes DNA dan pemeriksaan forensik lainnya. Langkah itu diperlukan karena sebagian jenazah korban dilaporkan mengalami kondisi terbakar akibat kerasnya benturan pascakecelakaan.

Sehari setelah tragedi tersebut, Presiden Mnangagwa kembali menyampaikan penghormatan terakhir kepada Chivayo dan keluarganya melalui pesan publik.

“Kami semua sangat terpukul atas kepergian yang begitu mendadak dan tak terduga dari keluarga yang masih sangat muda ini,” tulis Mnangagwa.

BACA JUGA  Iran Umumkan Gelar Pemilihan Presiden pada 28 Juni 2024 

Presiden Zimbabwe juga mengenang Chivayo sebagai sosok dermawan yang telah membantu banyak masyarakat melalui berbagai kegiatan amal.

Menurutnya, kontribusi sosial keluarga Chivayo telah memberikan dampak besar bagi banyak warga Zimbabwe dan menjadi inspirasi bagi berbagai kalangan.

Kecelakaan ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang dunia bisnis dan politik Zimbabwe yang selama ini mengenal Chivayo sebagai figur berpengaruh dengan jaringan luas di berbagai sektor. (Mun)

TRENDING