Connect with us

DUNIA

Netanyahu Tuduh Pilot Flydubai Terpapar Radikalisme Islam

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan tudingan keras terkait insiden mengerikan yang nyaris merenggut ratusan nyawa di maskapai Flydubai. Ia menuding kopilot yang berniat sengaja menjatuhkan pesawat tersebut telah dicuci otaknya oleh doktrin Islam radikal.

Dalam sebuah wawancara dengan siaran televisi “Fox & Friends”, Netanyahu mengungkap detail menegangkan dari balik ruang kokpit. “Dia menyerukan awak pesawat untuk membunuhnya. Ini memperjelas bahwa dia ingin bunuh diri,” tegas Netanyahu mengutip laporan AFP.

Mimpi buruk di udara ini menimpa pesawat Flydubai penerbangan FZ1073 dengan rute Dubai menuju Tel Aviv pada Rabu (30/9/2026). Petaka terjadi saat pesawat baru 90 menit mengudara dan tengah melintasi langit Yordania.

BACA JUGA  Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Usai Pengunduran Diri Gantz

Pesawat berpenumpang 174 orang itu mendadak menukik ekstrem secara vertikal. Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, pesawat terjun bebas dari ketinggian 34.000 kaki ke level 17.000 kaki.

Otoritas penerbangan global sempat dibuat geger lantaran pesawat mengirimkan sinyal bahaya 7500—kode darurat internasional yang berarti pesawat sedang dibajak. Tak lama setelah sinyal itu memancar, pesawat langsung hilang kontak.

Situasi yang sangat darurat ini memaksa Netanyahu dan jajaran keamanan tertinggi Israel menggelar rapat darurat kilat. Namun, hasil asesmen intelijen justru mengungkap fakta yang tak kalah mengejutkan: tidak ada teroris yang menyusup. Insiden murni dipicu oleh perkelahian brutal antarpilot di dalam kokpit.

Baku hantam terjadi setelah sang kopilot berusaha mengambil alih kendali dan menabrakkan pesawat. Beruntung, manuver bunuh diri tersebut berhasil digagalkan sebelum pesawat benar-benar mencium tanah.

BACA JUGA  Netanyahu Klaim Lakukan Pembicaraan Rahasia dengan Pimpinan Negera Arab

Tragedi maut ini akhirnya berakhir tanpa korban jiwa setelah pesawat berhasil dialihkan dan mendarat darurat di Arab Saudi. Pilot yang menjadi pemicu keributan langsung diamankan dan kini tengah menjalani interogasi serta penyelidikan intensif. (Mun)

TRENDING