EKBIS
Waspada! Cabai, Beras, dan Minyak Goreng Kompak Naik Harga di Pekan Ini
AKTUALITAS.ID – Warga Indonesia kembali disibukkan dengan kenaikan harga pangan pokok di awal pekan ini. Data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan gambaran yang kurang menggembirakan untuk periode Senin (30/6/2025) hingga Minggu (6/7/2025). Komoditas pangan esensi seperti beras, cabai merah, dan minyak goreng secara kompak mengalami kenaikan harga rata-rata nasional, menuntut perhatian lebih dari masyarakat.
Beras: Stabilitas Dinamis
Kenaikan harga terlihat pada mayoritas jenis beras. Harga beras medium mengalami peningkatan sebesar 0,62%, mencapai Rp14.157 per kilogram. Sementara itu, beras premium juga ikut mengalami apresiasi harga sebesar 0,65%, menjadiRp15.901 per kilogram. Namun, terdapat sedikit penurunan untuk beras SPHP sebesar 0,03%, dengan harga akhir sebesar Rp12.574 per kilogram. Fluktuasi ini menunjukkan ketidakstabilan pasar beras yang perlu diawasi.
Cabai Merah Keriting: Sedikit Lebih Mahal
Salah satu komoditas pangan yang sangat sensitif terhadap pergerakan harga, yaitu cabai merah keriting, juga mengalami kenaikan, meskipun hanya sebesar 0,1%. Harga rata-rata nasionalnya menjadi Rp43.312 per kilogram. Sebaliknya, cabai rawit merah mendapatkan respite dengan penurunan harga signifikan sebesar 6,52%, menyentuh angka Rp64.048 per kilogram. Kenaikan cabai keriting ini tentu akan memengaruhi biaya bahan makanan sehari-hari.
Minyak Goreng: Penurunan Sedikit, Tapi Kompulsi Tetap Tinggi
Meskipun ada penurunan harga untuk minyak goreng kemasan sederhana sebesar 0,29% menjadi Rp20.567 per liter dan minyak goreng curah sebesar 0,09% menjadi Rp17.560 per liter, komoditas ini masih tetap menjadi fokus karena kenaikannya di periode-periode sebelumnya. Kenaikan harga minyak goreng (meskipun tidak disebutkan di data utama Anda, biasanya ada variasi atau kenaikan di beberapa jenis) tetap menjadi beban berat bagi konsumen.
Lainnya: Campur Aduk Naik-Turun
Di sisi lain, terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga. Bawang merah turun 1,83% menjadi Rp44.223 per kg, bawang putih bonggol turun 0,88% menjadi Rp39.228 per kg, kedelai biji kering impor turun 0,02% menjadi Rp10.845 per kg, telur ayam ras turun 0,16% menjadi Rp29.247 per kg, daging sapi murni turun 0,16% menjadi Rp135.082 per kg, gula konsumsi turun 0,17% menjadi Rp18.407 per kg, ikan kembung turun 0,1% menjadi Rp40.855 per kg, ikan tongkol turun 0,38% menjadi Rp33.782 per kg, dan ikan bandeng turun 0,02% menjadi Rp34.433 per kg.
Namun, ada juga yang naik, seperti daging ayam ras naik 0,52% menjadi Rp34.977 per kg dan tepung terigu curah naik 0,04% menjadi Rp12.991 per kg.
Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan di pekan ini menunjukkan tekanan kenaikan yang signifikan pada beberapa komoditas pokok penting. Pemantauan harga dan upaya stabilitas pasokan oleh pemerintah sangat diperlukan untuk mencegah dampak inflasi yang lebih luas terhadap kesejahteraan masyarakat. (Yoke Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL18/02/2026 06:00 WIBWaka MPR Sebut Imlek 2577 Bukti Demokrasi dan Toleransi Indonesia
-
OLAHRAGA18/02/2026 18:00 WIBLaga Persib vs Ratchaburi Dijaga 2.285 Personel Polisi
-
NASIONAL18/02/2026 19:00 WIB58 Persen Dana Desa Dialokasikan Pemerintah untuk Pembangunan KDMP
-
JABODETABEK18/02/2026 05:30 WIBPrakiraan Cuaca Jabodetabek Rabu 18 Februari 2026: Hujan Sedang hingga Ringan
-
FOTO18/02/2026 15:49 WIBFOTO: Eastspring Jalin Kemitraan Strategis dengan Bahana Sekuritas
-
POLITIK18/02/2026 10:00 WIBKritik Koalisi Permanen Golkar, Pengamat: Berisiko Tumpulkan Fungsi DPR dan Demokrasi
-
OASE18/02/2026 05:00 WIBSurah Al-Qari’ah: Dahsyatnya Hari Kiamat dan Timbangan Amal Manusia
-
OTOTEK18/02/2026 13:30 WIBLonjakan Transaksi Kripto dalam Jaringan Perdagangan Manusia

















