EKBIS
IHSG Tahan Banting di Tengah Koreksi Bursa Asia, Sektor Siklikal Menopang
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan resiliensinya pada awal sesi perdagangan Senin (7/7) dengan bergerak di zona hijau, meskipun penguatan yang terjadi sangat terbatas. Performa ini kontras dengan mayoritas bursa Asia yang terkoreksi akibat sentimen kebijakan tarif AS.
Data perdagangan pukul 09.07 WIB menunjukkan IHSG berada di level 6.867,968 (naik 0,04%). Penguatan indeks ditopang oleh kinerja positif tiga sektor, yaitu IDX-Cyclic (+0,40%), IDX-Infra (+0,36%), dan IDX-Basic (+0,27%).
Sentimen negatif dari bursa eksternal berasal dari kepastian implementasi tarif AS per 1 Agustus dan kehati-hatian investor menjelang keputusan suku bunga bank sentral Australia (RBA) yang diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan. Hal ini menekan indeks Nikkei (-0,53%), Hang Seng (-0,61%), dan S&P/ASX 200 (-0,11%).
Meskipun demikian, aksi beli selektif pada saham-saham tertentu mampu menahan IHSG dari pelemahan lebih dalam. Berikut saham penggerak utama dari indeks LQ45:
Penggerak Naik (Gainers): BRPT (+2,90%), MAPA (+2,05%), MBMA (+1,71%)
Penggerak Turun (Losers): MEDC (-2,01%), AKRA (-1,68%), JPFA (-1,35%)
Investor diperkirakan akan tetap mencermati arus dana asing dan pergerakan nilai tukar Rupiah sepanjang hari di tengah ketidakpastian global ini. (Yoke Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL27/06/2026 10:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Mafia Proyek Kemenhub
-
EKBIS27/06/2026 11:30 WIBEkonom: Operator Seluler Manipulasi Kuota Internet
-
POLITIK27/06/2026 17:30 WIBKunjungan Jokowi ke Lampung Diwarnai Penolakan, Baliho Dicopot hingga Muncul Seruan Demonstrasi
-
POLITIK27/06/2026 07:00 WIBGerindra Tegaskan Belum Bicara Prabowo-Gibran 2 Periode
-
PAPUA TENGAH27/06/2026 16:30 WIBEmpat Nelayan Hilang di Perairan Atuka, SAR Timika Lakukan Pencarian Intensif
-
NUSANTARA27/06/2026 12:30 WIBTeror Gajah Liar Berujung Maut di Lampung Barat
-
NASIONAL27/06/2026 13:00 WIBKematian Peserta SPPI Bertambah Jadi 5 Orang
-
NASIONAL27/06/2026 14:00 WIBPerlawanan Mahasiswa Melawan Tembok Kekuasaan Orde Baru