EKBIS
Jembatan Kaca Bromo Belum Beroperasi, TNBTS Tunggu Pengelola Resmi Ajukan Ijin
AKTUALITAS.ID – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan Jembatan Kaca di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, belum bisa beroperasi. Alasannya, hingga kini belum ada pihak yang mengajukan izin resmi sebagai operator pengelola.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pengoperasian jembatan tersebut harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kemampuan khusus, terutama dalam hal keselamatan dan pemeliharaan.
“Masih harus diproses perizinannya. Operator bisa dari swasta atau BUMD, yang penting berbadan usaha sesuai ketentuan pemanfaatan wisata,” ujar Rudijanta di Kota Malang, Minggu (12/10/2025).
Ia menjelaskan, dokumen kepemilikan Jembatan Kaca telah diserahkan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Rapat Koordinasi Teknis Direktorat Jenderal KSDAE di Jakarta, pada Selasa (7/10).
Serah terima ini diharapkan memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Rudijanta menambahkan, izin pengelolaan nantinya bisa menyesuaikan dengan aturan pemerintah daerah setempat.
“Kalau pengelolaannya jadi satu, berarti mengikuti aturan Pemda Probolinggo,” katanya.
Saat ini, belum ada pihak yang mengajukan izin sebagai operator resmi.
“Kalau ada yang mengajukan, prosesnya langsung ke pusat,” jelasnya.
Meski belum beroperasi, perawatan terhadap seluruh komponen Jembatan Kaca tetap dilakukan secara rutin dengan bantuan pengawasan dari Kementerian PU.
Jembatan Kaca Bromo memiliki panjang bentang 120 meter dan lebar 1,8 meter, berada di ketinggian sekitar 80–100 meter. Struktur ini menghubungkan Seruni Point dengan area shuttle pemandangan Gunung Bromo, Bathok, dan Semeru — menawarkan panorama spektakuler dari udara. (YAN KUSUMA/DIN)
-
FOTO18/04/2026 19:07 WIBFOTO: Klarifikasi JK Terkait Ceramahnya di UGM
-
DUNIA19/04/2026 12:00 WIBMacron Ngamuk Usai Tentara Prancis Tewas di Lebanon
-
POLITIK19/04/2026 14:00 WIBHasto: Kritik Itu Sehat bagi Demokrasi
-
EKBIS19/04/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan Kenaikan BBM Bisa Picu Efek Domino
-
EKBIS19/04/2026 11:30 WIBMinggu Ini Emas Antam Bertahan di Level Tertinggi Rp2,884 Juta
-
JABODETABEK19/04/2026 09:30 WIBPolisi Bongkar Praktik Ilegal LPG di Cileungsi
-
JABODETABEK19/04/2026 10:30 WIBJakarta Siaga Hujan Lebat Hingga 21 April
-
NASIONAL19/04/2026 11:00 WIBPigai: Kritik Tak Bisa Dipidana

















