EKBIS
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah 7 Poin ke Level Rp 16.638 per Dolar
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan hari Senin (3/11/2025). Berdasarkan data pasar, rupiah melemah 7 poin atau 0,04% ke posisi Rp16.638 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.631 per dolar AS.
Pelemahan rupiah ini mencerminkan masih tingginya tekanan dari faktor eksternal, terutama penguatan dolar AS di pasar global. Dolar AS terus menjadi pilihan utama investor di tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) dan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global.
Sejumlah analis memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp16.600 hingga Rp16.680 per dolar AS, seiring pasar menanti rilis data inflasi domestik serta perkembangan ekonomi Amerika Serikat.
Meski melemah, tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih terbatas. Pasalnya, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap solid, dengan inflasi yang terkendali dan kinerja neraca perdagangan yang masih mencatatkan surplus.
Analis pasar uang menilai bahwa jika data inflasi Oktober 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hasil sesuai ekspektasi, rupiah berpotensi kembali menguat dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, pelaku pasar juga menantikan arah kebijakan Bank Indonesia (BI) menjelang akhir tahun, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan likuiditas di pasar keuangan domestik. (Firmansyah/Mun)
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
NASIONAL07/07/2026 18:00 WIBKPK Periksa Sembilan Saksi Kasus Suap Bupati Muara Enim
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK
-
NASIONAL07/07/2026 16:00 WIBRUU Keaman Siber Beri Peran Penyidikan bagi TNI, Ini Kata Komisi I
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
RAGAM07/07/2026 15:30 WIBNegara Milik Andara? Gurita Kekuasaan Raffi Ahmad Kepung BUMN dan Birokrasi
-
NASIONAL07/07/2026 14:00 WIBPKS Desak Perda Larang Kampanye LGBTQ
-
DUNIA07/07/2026 15:00 WIBKerusuhan Berdarah Guncang Penjara Sri Lanka