EKBIS
IHSG Ngegas ke 8.293 Usai Libur Imlek, Sektor Energi Pimpin Penguatan
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas ke zona hijau usai libur panjang Imlek 2026. Pada pembukaan perdagangan Rabu (18/2/2026), IHSG dibuka di level 8.235,808 dan terus menguat hingga menyentuh 8.293,040 pada pukul 09.20 WIB atau naik 80,769 poin (0,98%).
Berdasarkan data RTI, IHSG bergerak di rentang 8.227,450 hingga 8.299,602 pada sesi pagi. Sebanyak 354 saham menguat, 217 melemah, dan 150 stagnan. Total transaksi tercatat Rp4,145 triliun dengan volume perdagangan 8,498 miliar saham, sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp15.066,702 triliun.
Sektor Energi dan Konsumsi Dongkrak IHSG
Penguatan IHSG hari ini didorong sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Investor mencermati musim rilis laporan keuangan tahunan emiten serta menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait suku bunga acuan.
Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,18%, disusul sektor barang konsumsi non-siklikal naik 1,07%. Momentum menjelang Ramadan 2026 juga dinilai memperkuat optimisme terhadap daya beli masyarakat.
Beberapa saham yang mencatatkan kenaikan signifikan di awal perdagangan antara lain:
PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) naik 24,83% ke Rp3.770
PT Indospring Tbk (INDS) melonjak 22,17% ke Rp2.700
PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) menguat 20,75% ke Rp256
Sementara saham-saham yang ramai diperdagangkan di antaranya PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan Bank Central Asia (BBCA) yang masing-masing naik 0,68%, 4,36%, dan 1,74%.
Kinerja Emiten dan Sentimen Global
Dari sisi fundamental, pelaku pasar menyoroti laporan keuangan sejumlah emiten besar. Unilever Indonesia (UNVR) mencatat lonjakan EPS kuartal IV/2025 lebih dari 1000% berkat divestasi bisnis es krim. Namun analis mengingatkan pertumbuhan tersebut bersifat one-off.
Di sektor perbankan, Bank Mandiri (BMRI) membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025 atau naik 0,93% yoy. Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat laba Rp20,04 triliun meski turun 6,63%, sementara Bank Tabungan Negara (BTN) membukukan laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 16%.
Dari eksternal, Wall Street ditutup menguat. Indeks S&P 500 naik 0,1% ke 6.843,22, Nasdaq menguat 0,14% ke 22.578,38, dan Dow Jones naik 0,07% ke 49.533,19. Pasar Asia juga bergerak positif, dengan Nikkei 225 naik 0,73% seiring lonjakan ekspor Jepang.
Secara teknikal, IHSG kini menguji resistance MA100 harian di kisaran 8.400. Analis memperkirakan indeks masih bergerak konsolidasi di rentang 8.150–8.300 hari ini.
Support penting berada di MA200 pada level 7.800. Jika level ini ditembus, potensi downtrend terbuka. Namun apabila terbentuk higher low baru pekan ini, peluang IHSG menutup gap di area 8.700 semakin terbuka.
Dengan pekan perdagangan yang lebih singkat dan momentum Ramadan yang semakin dekat, pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas, terutama di tengah aksi net sell investor asing di sektor perbankan dan infrastruktur. (Firmansyah/Mun)
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
RIAU17/02/2026 20:30 WIBAntisipasi Asap Karhutla, Dinkes Riau Aktifkan Tim Medis Darurat
-
NASIONAL17/02/2026 19:00 WIBHilal Tidak Penuhi Kriteria MABIMS, Awal Ramadhan Kamis
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 20:45 WIBKetegangan Jual Beli Emas di Jalan Leo Mamiri Mimika Berhasil Diredam Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 21:00 WIBJumlah Kendaraan Meningkat Sistem Satu Arah Diberlakukan
-
FOTO17/02/2026 22:44 WIBFOTO: Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah
-
NASIONAL18/02/2026 06:00 WIBWaka MPR Sebut Imlek 2577 Bukti Demokrasi dan Toleransi Indonesia

















