EKBIS
IHSG Tembus 8.343, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp1,44 Triliun
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi (19/2/2026). Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG naik 33,500 poin atau 0,40 persen ke level 8.343,727, setelah sempat dibuka di posisi 8.357,445.
Berdasarkan data RTI, sebanyak 312 saham menguat, 221 saham melemah, dan 175 saham stagnan. Total nilai transaksi tercatat Rp3,672 triliun dengan volume perdagangan mencapai 7,871 miliar saham.
Asing Borong Saham, Pasar Menghijau
Data perdagangan menunjukkan volume transaksi mencapai 9,32 juta lot dengan nilai Rp548,17 miliar dari 77.660 kali transaksi. Arus dana asing kembali masuk dengan catatan foreign buy Rp8,08 triliun dan foreign sell Rp6,64 triliun, sehingga terjadi net foreign buy Rp1,44 triliun di seluruh pasar.
Di pasar reguler, net foreign buy tercatat sebesar Rp467,27 miliar.
Komposisi investor masih didominasi domestik dengan porsi 70,93 persen, sementara investor asing berkontribusi 29,07 persen. Meski demikian, aksi beli bersih asing menjadi katalis penting yang menopang penguatan IHSG pagi ini.
Sektor Energi Pimpin Penguatan
Mayoritas indeks sektoral berada di zona hijau. Sektor energi memimpin kenaikan dengan penguatan 1,10 persen, disusul bahan baku naik 1,08 persen dan transportasi menguat 0,66 persen.
Sektor teknologi bertambah 0,42 persen dan keuangan naik 0,26 persen. Satu-satunya sektor yang terkoreksi adalah industrial yang turun 0,19 persen.
Top Gainers dan Losers
Di jajaran top gainers, saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melonjak 19,15 persen ke 2.240. PT Indospring Tbk (INDS) naik 16,67 persen ke 3.220, dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) menguat 17,28 persen ke 950.
PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) naik 12,12 persen ke 1.295, sementara PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menguat 9,57 persen ke 2.290.
Sebaliknya, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) menjadi top loser setelah turun 14,85 persen ke 3.210. PT Hillcon Tbk (HILL) melemah 14,71 persen ke 58, disusul PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) turun 9,60 persen ke 358.
Proyeksi IHSG Hari Ini
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan level support di 8.180–8.230 dan resistance di 8.350–8.430.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas dalam laporan Daily Scope Wave 19 Februari 2026 menyebut IHSG berpeluang melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.172. Target penguatan berada di kisaran 8.377 hingga 8.440. Namun pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi ke area 8.098–8.155.
Dengan sentimen positif dari arus dana asing dan mayoritas sektor yang menghijau, IHSG berpeluang mempertahankan tren penguatan di awal perdagangan hari ini. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO18/02/2026 23:57 WIBFOTO: AHY Hadiri Perayaan Imlek 2026 Partai Demokrat
-
FOTO18/02/2026 15:49 WIBFOTO: Eastspring Jalin Kemitraan Strategis dengan Bahana Sekuritas
-
PAPUA TENGAH18/02/2026 16:00 WIBSeorang Pemuda Tewas Usai Dianiaya di Kuala Kencana
-
OLAHRAGA18/02/2026 18:00 WIBLaga Persib vs Ratchaburi Dijaga 2.285 Personel Polisi
-
NUSANTARA18/02/2026 17:47 WIBWanita Penjual Pinang Ditusuk OTK Saat Berjualan
-
NASIONAL18/02/2026 19:00 WIB58 Persen Dana Desa Dialokasikan Pemerintah untuk Pembangunan KDMP
-
OASE19/02/2026 05:00 WIBAsal-usul Salat Tarawih dan Alasan Rasulullah Tak Selalu Berjamaah
-
RAGAM18/02/2026 17:30 WIBMedia Diminta Tidak Membandingkan Pemeran “Harry Potter”

















