Connect with us

EKBIS

IHSG Jatuh ke 7.660, Konflik Global Jadi Pemicu

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot tajam pada perdagangan Rabu pagi, (4/3/2026). Hanya dalam 15 menit pertama setelah pasar dibuka, IHSG langsung ambruk 2,34% atau 185,58 poin ke level 7.754, bahkan sempat menyentuh level terendah di 7.660.

Koreksi dalam ini memperpanjang tren negatif setelah pada dua hari sebelumnya pasar modal domestik juga mengalami tekanan hebat. Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.23 WIB, sebanyak 541 saham bergerak di zona merah, sementara hanya 104 saham yang menguat.

Penyebab IHSG Longsor: Eskalasi Konflik Timur Tengah

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menjelaskan bahwa pelemahan ini didorong oleh sikap risk-off investor global akibat konflik di Timur Tengah yang memasuki hari keempat. Serangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel kini menyasar fasilitas energi dan jalur logistik vital.

“Sentimen didominasi kekhawatiran gangguan distribusi energi dunia pasca ancaman penutupan Selat Hormuz. Hal ini memicu lonjakan harga minyak Brent ke kisaran US$81-US$82 per barel,” ujar Liza dalam kajiannya.

Tingginya harga energi memicu kekhawatiran inflasi global yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi dunia dalam jangka panjang. Secara teknikal, Liza mengingatkan investor untuk waspada terhadap potensi “jebol” yang lebih dalam (bearish flag).

THR 100% Jadi Sentimen Positif Dalam Negeri

Di tengah gempuran sentimen global, pasar domestik sebenarnya memiliki katalis positif dari sisi konsumsi. Pemerintah memastikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, dan Polri dibayarkan penuh 100% sejak 26 Februari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan anggaran sebesar Rp55 triliun telah disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H. Stimulus ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi kuartal I-2026.

Upaya OJK Penuhi Standar Global MSCI

Selain isu makro, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar pemenuhan kriteria indeks global MSCI. Progres terbaru mencakup:

Transparansi Pemegang Saham: Pengungkapan pemilik saham di atas 1% oleh KSEI per 27 Februari 2026.

Reklasifikasi Investor: Proses pengelompokan 27 tipe investor yang kini mencapai 94%.

Free Float: BEI tengah memproses kenaikan free float minimum dari 7,5% ke 15%.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG hari ini akan menguji rentang dukungan di 7.686 – 7.846. Di tengah volatilitas tinggi, berikut saham pilihan para analis:

MNC Sekuritas: BRPT, DSNG, MDKA, UNTR.

Pilarmas Investindo Sekuritas: BIPI, INCO, LPKR.

Investor disarankan untuk tetap bersikap wait and see mengingat volatilitas pasar yang diprediksi masih akan tinggi dalam dua pekan ke depan. (Firmansyah/Mun)

Continue Reading

TRENDING