EKBIS
Pemerintah Kaji CNG Pengganti LPG Subsidi
AKTUALITAS.ID – Pemerintah mulai menyiapkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG dengan mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif baru, termasuk untuk segmen rumah tangga pengguna tabung 3 kilogram.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, kebutuhan LPG nasional masih bergantung pada pasar global karena 75–80 persen pasokan berasal dari impor. Gejolak politik internasional mendorong pemerintah mencari sumber energi alternatif berbasis domestik.
“CNG adalah salah satu alternatifnya. Bahan bakunya tersedia melimpah di dalam negeri, termasuk dari cadangan gas baru di Kalimantan Timur,” ujar Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (5/5/2026).
Saat ini, penggunaan CNG sudah diterapkan pada hotel, restoran, dan industri dengan tabung 10–20 kilogram. Untuk skema 3 kilogram, pemerintah masih menguji modifikasi teknologi karena tekanan gas mencapai 200–250 bar. Hasil uji coba ditargetkan keluar dalam 2–3 bulan mendatang.
Dari sisi harga, CNG dinilai jauh lebih kompetitif dibanding LPG karena tidak bergantung pada impor. “CNG itu sudah dilakukan kajian, harganya jauh lebih murah. Kurang lebih sekitar 30 persen lebih murah,” tegas Bahlil.
Jika skema ini berhasil, pemerintah memperkirakan penghematan devisa negara bisa mencapai Rp130–137 triliun, sekaligus membuka peluang efisiensi subsidi energi dan menekan beban masyarakat. (Bowo/Mun)
-
FOTO14/08/2026 21:45 WIB
FOTO: Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
RIAU14/08/2026 16:30 WIBTolak Berhubungan Badan, IRT Tewas Dicekik Doorsmeer
-
POLITIK14/08/2026 14:00 WIBRatusan Anggota Dewan Bolos di Sidang Tahunan MPR
-
OTOTEK14/08/2026 13:30 WIBJangan Biarkan Google Terus Rekam Aktivitas Anda
-
POLITIK14/08/2026 17:00 WIBPuan Pamer 28 UU Disahkan
-
DUNIA14/08/2026 18:00 WIBUSS George Washington Gantikan Abraham Lincoln
-
NUSANTARA14/08/2026 19:00 WIBPrabowo Target Pendapatan Negara 2027 Tembus Rp3.426 Triliun
-
DUNIA14/08/2026 15:00 WIBAS Bantah 7 Awak USS Abraham Lincoln Tewas