Connect with us

EKBIS

Pemerintah Ketok Palu Tarif Listrik PLN 14–20 September 2026

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kepastian tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode 14–20 September 2026 resmi diumumkan. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menahan tarif listrik tetap stabil alias tidak mengalami kenaikan hingga penutupan Triwulan III-2026.

Langkah ini berlaku menyeluruh, mencakup 13 golongan pelanggan nonsubsidi serta 24 golongan pelanggan bersubsidi. Penyesuaian tarif (tariff adjustment) untuk sektor nonsubsidi sejatinya dievaluasi tiap tiga bulan dengan merujuk pada indikator ekonomi makro—seperti nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA). Namun, pemerintah memilih mengunci tarif demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

Berikut rincian lengkap tarif listrik PLN per kWh yang berlaku sepanjang 14–20 September 2026:

Rumah Tangga Subsidized & Nonsubsidi
R-1/TR 450 VA (Subsidi): Rp415 per kWh

    R-1/TR 900 VA (Subsidi): Rp605 per kWh

    R-1/TR 900 VA (Nonsubsidi): Rp1.352 per kWh

    R-1/TR 1.300 VA & 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh

    R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh

    R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh

    Sektor Bisnis & Industri
    Bisnis B-2/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp1.444,70 per kWh

      Bisnis B-3/TM (di atas 200 kVA): Rp1.114,74 per kWh

      Industri I-3/TM (di atas 200 kVA): Rp1.114,74 per kWh

      Industri I-4/TT (30.000 kVA ke atas): Rp996,74 per kWh

      Fasilitas Pemerintah & Fasilitas Umum
      Pemerintah P-1/TR (6.600 VA–200 kVA): Rp1.699,53 per kWh

        Pemerintah P-2/TM (di atas 200 kVA): Rp1.522,88 per kWh

        P-3/TR (Penerangan Jalan Umum): Rp1.699,53 per kWh

        Layanan Khusus (L/TR, TM, TT): Rp1.644,52 per kWh

        Pelayanan Sosial
        S-1/TR 450 VA: Rp325 per kWh

          S-1/TR 900 VA: Rp455 per kWh

          S-1/TR 1.300 VA: Rp708 per kWh

          S-1/TR 2.200 VA: Rp760 per kWh

          S-1/TR 3.500 VA–200 kVA: Rp900 per kWh

          S-2 (di atas 200 kVA): Rp925 per kWh

          Dengan tarif yang dipastikan tidak bergeser hingga akhir September 2026, masyarakat serta pelaku usaha dapat memperhitungkan estimasi pengeluaran konsumsi energi secara lebih pasti dan terukur. (Firman/Mun)

          TRENDING

          Exit mobile version