JABODETABEK
Gubernur Pramono Anung Prediksi ‘Kedatangan’ Eks Pekerja dari Daerah Usai Lebaran
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapan Ibu Kota untuk menerima kedatangan warga dari berbagai daerah usai perayaan Idulfitri 1446 H. Ia bahkan secara khusus menyinggung potensi kedatangan para pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di daerah lain.
“Asal dia mau ada pelatihan dan asal juga yang paling penting dia punya identitas. Kalau enggak punya identitas, enggak,” tegas Pramono di Jakarta Pusat, Senin (31/3/2025). Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun terbuka, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memberlakukan persyaratan administrasi bagi para pendatang.
Pramono menyadari bahwa fenomena kedatangan pendatang ke Jakarta pasca-Lebaran merupakan hal yang sulit dihindari, terutama dengan maraknya kasus PHK di berbagai daerah. “Jadi ini memang problem yang pasti akan dihadapi Jakarta dalam kondisi yang seperti ini. Tanpa menutup mata kan beberapa daerah melakukan PHK dan sebagainya. Dan untuk itu Jakarta pasti mempersiapkan diri,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pramono mengungkapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta akan melakukan pengecekan identitas terhadap para pendatang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan administrasi kependudukan tertib dan mencegah potensi permasalahan di kemudian hari. “Siapapun yang datang ke Jakarta harus ada identitasnya. Dukcapil akan mengecek itu, administrasinya dicek. Kalau dia mau mencari kerja di Jakarta monggo, silakan,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Gubernur Pramono juga telah menyampaikan Pemprov DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi kependudukan setelah Lebaran tahun ini. Ia menegaskan bahwa Jakarta adalah kota yang terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.
“Jakarta sekali lagi terbuka bagi siapapun. Tapi kami meminta, memohon dengan hormat dengan sangat siapapun yang akan ikut kembali mudik ke Jakarta, pendatang terutama, maka Pemerintah Jakarta tidak akan menyelenggarakan operasi yustisi,” kata Pramono di Monas, Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Pramono kembali menekankan Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi siapapun yang ingin mencari penghidupan yang lebih baik. “Karena kami juga di sini dulu pernah bermimpi untuk memperbaiki nasib keluarga kami di Jakarta,” pungkasnya, menunjukkan empati dan pemahaman terhadap motivasi para pendatang. Dengan demikian, Jakarta bersiap menyambut gelombang kedatangan warga baru pasca-Lebaran dengan tetap mengedepankan ketertiban administrasi. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL25/03/2026 23:00 WIBBuntut Kasus Penyiraman Air Keras, Jabatan Kabais Telah Diserahkan
-
NASIONAL26/03/2026 06:00 WIBDemokrat Tegaskan Anies Tak Diundang ke Halalbihalal SBY di Cikeas
-
NUSANTARA26/03/2026 00:01 WIBRekayasa Lalu Lintas One Way di Ruas Tol Cipali Dihentikan
-
FOTO26/03/2026 13:38 WIBFOTO: Penumpang Whoosh Meningkat 11 Persen di Libur Lebaran 2026
-
EKBIS26/03/2026 09:30 WIBRupiah Menguat ke Rp16.892 per Dolar AS Pagi Ini
-
NUSANTARA26/03/2026 06:30 WIBBiadab! WNA China Diduga Diperkosa dan Dirampok Pria Misterius di Bali
-
PAPUA TENGAH26/03/2026 20:30 WIBIptu Yakobus Resmi Jabat Kasat Resnarkoba Polres Mimika
-
OTOTEK25/03/2026 23:30 WIBRedmi Note 15 SE Bakal Dirilis

















