RAGAM
Mengenal Megathrust: Zona Gempa Besar yang Mengancam Indonesia
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia memiliki potensi gempa besar akibat zona megathrust. Apa itu megathrust dan bagaimana risikonya?
Mengutip akun resmi BMKG (@infobmkg), megathrust adalah zona pertemuan dua lempeng tektonik, di mana salah satu lempeng menyusup ke bawah lempeng lainnya. Proses ini menimbulkan penumpukan energi yang sewaktu-waktu bisa dilepaskan sebagai gempa besar, bahkan berpotensi tsunami.
Berikut peta zona gempa megathrust di Indonesia beserta perkiraan magnitudonya:
1 – Aceh – Andaman: M 9,2
2 – Nias – Simeulue: M 8,7
3 – Batu: M 8,7
4 – Mentawai – Siberut: M 8,9
5 – Mentawai – Pagai: M 8,9
6 – Enggano: M 8,4
7 – Selat Sunda: M 8,7
8 – West – Central Java: M 8,7
9 – East Java: M 8,7
10 – Sumba: M 8,5
11 – North Sulawesi: M 8,5
12 – Philippine: M 8,2
13 – Papua: M 8,7
Segmen Selat Sunda terakhir kali melepaskan gempa besar pada 1757, sedangkan Mentawai – Siberut belum aktif sejak gempa 1797. Kondisi ini dikenal sebagai seismic gap, wilayah yang menyimpan energi besar karena lama tidak melepaskan gempa.
BMKG menekankan bahwa gempa bumi tidak bisa diprediksi secara pasti. Istilah “megathrust tinggal menunggu waktu” sering disalahartikan; maksudnya adalah potensi energi yang tersimpan di zona tersebut, bukan prediksi waktu kejadian.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, BMKG menyarankan masyarakat untuk:
1 – Mengenali potensi gempa di lingkungan sekitar.
2 – Memahami langkah-langkah sebelum, saat, dan setelah gempa.
3 – Memetakan jalur evakuasi, titik kumpul, dan dokumen darurat.
4 – Membangun rumah sesuai standar tahan gempa.
5 – Mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG.
Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan, serta meminimalkan risiko dari potensi gempa megathrust di Indonesia. (Wibowo/Mun)
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
NASIONAL13/09/2026 01:00 WIBIjeck: Pemerataan Pembangunan Harus Dirasa Semua
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
NASIONAL13/09/2026 07:00 WIBBaleg Kejar RUU Reforma Agraria Sebelum Hari Tani

















