POLITIK
Charles Honoris: Ahli Gizi Krusial dalam Program Makan Bergizi Gratis
AKTUALITAS.ID – Anggota DPR RI Charles Honoris angkat bicara terkait polemik wacana penghapusan profesi ahli gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan tersebut muncul setelah Wakil Ketua DPR RI, Cucun Syamsurijal, sebelumnya menyebut bahwa posisi ahli gizi dapat digantikan oleh siswa SMA dan fresh graduate melalui pelatihan singkat selama tiga bulan.
Pernyataan Cucun memicu kontroversi dan menjadi viral di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan kelayakan menggantikan tenaga ahli gizi dengan tenaga nonprofesional. Respons serupa juga disampaikan Charles Honoris yang menekankan bahwa ahli gizi merupakan komponen penting dalam memastikan keberhasilan program MBG.
Dalam unggahan di akun Instagram @charleshonoris pada Senin (17/11/2025), Charles menyampaikan bahwa ahli gizi bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen krusial dalam menjamin kualitas menu bagi anak-anak penerima MBG.
“Ahli gizi bukan sekadar pelengkap. Mereka harus memastikan menu seimbang sesuai usia, tidak kekurangan zat penting seperti zat besi dan protein, serta tidak berlebihan gula, garam, dan lemak,” tegas Charles dalam unggahannya.
Charles juga menyoroti sejumlah risiko serius jika program MBG tidak melibatkan tenaga ahli gizi. Menurutnya, potensi anak tetap kekurangan mikronutrien, peningkatan risiko obesitas dan penyakit tidak menular (PTM), hingga pemborosan anggaran akibat pengelolaan menu yang tidak efektif menjadi ancaman nyata.
Ia menambahkan bahwa negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Finlandia selalu melibatkan ahli gizi dalam program makanan sekolah. Keterlibatan ahli gizi memungkinkan adanya standar menu nasional, edukasi gizi langsung bagi anak dan keluarga, serta evaluasi berbasis ilmu yang komprehensif.
Melalui unggahannya, Charles mengajak masyarakat untuk mendukung Badan Gizi Nasional (BGN) agar tetap mempertahankan peran ahli gizi dalam pelaksanaan MBG.
“Dukung BGN libatkan ahli gizi! Setuju nggak kalau program makan gratis harus berbasis ilmu, bukan cuma asal bagi?” ujarnya.
Unggahan Charles mendapat respons positif dari warganet. Banyak komentar yang memuji sikap Charles karena dinilai membela profesionalitas ahli gizi dan menjaga esensi dari program Makan Bergizi Gratis.
“Alhamdulillah masih ada anggota DPR yang waras, terima kasih pak. Sehat selalu,” tulis akun @hellooolingga.
“Ternyata sudah dinotice. Mengkhawatirkan sekali statemen yang ramai di sosial media soal tidak perlu tenaga ahli gizi. Terlihat meremehkan profesionalitas ahli gizi dan juga gizi itu sendiri,” ujar @fennykd.
“Terima kasih supportnya pak. Namanya juga Makan Bergizi Gratis, masa Badan Gizi Nasional tidak melibatkan ahli gizi,” tambah akun @wira.adikaraa.
Polemik ini masih menjadi sorotan publik, terutama terkait efektivitas dan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai sangat membutuhkan tenaga profesional untuk memastikan kualitas menu dan kesehatan anak-anak Indonesia. (Bowo/Mun)
-
EKBIS15/01/2026 16:41 WIBAC Mobil Juga Butuh Maintenance! Ini Tips Agar AC Mobil Tetap Dingin dan Awet
-
NASIONAL15/01/2026 14:00 WIBPLTA Mentarang Induk: Proyek Raksasa yang Mengancam Lingkungan dan Masyarakat Adat
-
NUSANTARA15/01/2026 16:00 WIBRuas Pleret-Dlingo Bantul Ditutup Sementara Akibat Tebing yang Longsor
-
DUNIA15/01/2026 15:00 WIBGreenland: Kami Tidak Ingin Diperintah oleh AS
-
JABODETABEK15/01/2026 16:30 WIBPemkot Jaksel Sediakan Pompa Stasioner untuk Antisipasi Banjir
-
RAGAM15/01/2026 14:30 WIB77 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Disediakan KAI Daop 1 untuk Libur Panjang Isra Mikraj
-
OLAHRAGA15/01/2026 17:30 WIBLewat Adu Pinalti, Maroko Melangkah ke Final Piala Afrika
-
OTOTEK15/01/2026 20:30 WIBAda Pilihan Warna Baru, Yamaha Segarkan Xmax Connected

















