JABODETABEK
Tangsel Banjir Lagi: Ini Daftar 6 Titik Terendam dengan TMA Tertinggi 80 Cm
AKTUALITAS.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) sejak Jumat (31/10/2025) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Berdasarkan laporan BPBD Tangsel pukul 23.08 WIB, tercatat enam lokasi masih tergenang air dengan ketinggian mencapai 30 hingga 80 sentimeter.
Banjir mulai melanda sejak pukul 18.30 WIB akibat intensitas hujan tinggi serta meluapnya aliran kali dan saluran drainase di beberapa titik. Hingga malam hari, total 420 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir.
Salah satu lokasi dengan genangan tertinggi berada di Perumahan PBWI RW 22, Kelurahan Jombang, dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Di kawasan ini, sekitar 120 KK masih terdampak karena kondisi wilayah yang berupa daerah cekungan dan hujan berintensitas lama.
Berikut rincian enam titik banjir di Tangsel berdasarkan data BPBD:
Jl. Tembok Bolong RT 006 RW 12, Rempoa, Ciputat Timur
Tinggi air: 40–70 cm
Terdampak: 60 KK
Kondisi: Berangsur surut (tersisa ±10 cm)
Perumahan Pondok Kacang Prima, Kel. Pondok Kacang Timur
Tinggi air: 30–65 cm
Terdampak: 180 KK
Penyebab: Tanggul kali dalam proses perbaikan
Kondisi: Berangsur surut (±15 cm)
PBWI RW 22, Kelurahan Jombang
Tinggi air: 30–80 cm
Terdampak: 120 KK
Penyebab: Hujan lama dan daerah cekungan
Kondisi: Masih tinggi (sekitar 70 cm)
Jl. Masjid Darussalam Gang Damam RT 009 RW 04, Kel. Kedaung, Kec. Pamulang
Tinggi air: 35 cm
Terdampak: 20 KK
Penyebab: Intensitas hujan tinggi dan penyempitan drainase
Kondisi: Sudah surut
Jl. Flamboyan Adiraga RT 09 RW 12, Kel. Rempoa
Tinggi air: 30 cm
Terdampak: 40 KK
Penyebab: Hujan lama dan meluapnya air dari saluran drainase
Kondisi: Sudah surut
BPBD Tangsel terus memantau kondisi lapangan dan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
“Petugas kami masih bersiaga di lapangan untuk membantu warga serta memastikan aliran air mengalir lancar,” ujar salah satu petugas BPBD Tangsel.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air karena dapat memperparah genangan. (Yan Kusuma/Mun)
-
RIAU22/01/2026 20:00 WIBDua Tersangka Baru Kasus Korupsi Pupuk Subsidi, Dijebloskan ke Rutan
-
EKBIS22/01/2026 21:13 WIBTekanan Global, IREI Dorong Transformasi Industri Real Estate Nasional
-
JABODETABEK22/01/2026 19:00 WIBJalan Daan Mogot Jakarta Barat Macet Akibat Banjir
-
RAGAM22/01/2026 19:30 WIBDrama Romantis Baru, Jisoo BLACKPINK dan Seo In Guk Bakal Adu Akting
-
JABODETABEK22/01/2026 23:30 WIBKatulampa Siaga 3, Jakarta Siaga Banjir
-
EKBIS22/01/2026 22:00 WIBMeski Ada Kebutuhan Program MBG, Mentan Pastikan Stok Telur Ayam Aman
-
OASE23/01/2026 05:00 WIBPeristiwa Penting di Dalam Bulan Sya’ban
-
NASIONAL22/01/2026 21:00 WIBGeledah Rumdis Bupati Sadewo, KPK Bawa Dua Koper dan Satu Dus Dokumen

















