NASIONAL
Menteri Fadli Zon Siapkan Tim Khusus untuk Kaji Omnibus Law Kebudayaan
AKTUALITAS.ID – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan rencana pembentukan tim khusus untuk mengkaji kemungkinan adanya omnibus law terkait kebudayaan. Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai regulasi kebudayaan yang selama ini tersebar dalam beberapa undang-undang terpisah.
“Kita akan kaji ini, nanti pada waktunya,” kata Fadli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).
Fadli menjelaskan bahwa Kementerian Kebudayaan saat ini sedang fokus pada pembenahan struktur organisasi dan tata kelola. Setelah itu, tim khusus akan dibentuk untuk menyusun naskah akademik yang menjadi landasan omnibus law kebudayaan.
“Setelah tata kelola ini beres, kita akan membuat tim untuk mengkaji naskah akademiknya. Semua unsur kebudayaan yang terkait dengan bidang tugas Kementerian Kebudayaan diharapkan bisa masuk dalam undang-undang tersebut,” jelasnya.
Fadli menyebutkan bahwa omnibus law kebudayaan ini bertujuan untuk menciptakan regulasi yang lebih komprehensif. Saat ini, regulasi kebudayaan di Indonesia masih tersebar, seperti UU Cagar Budaya, UU Perfilman 2009, dan UU Pemajuan Kebudayaan 2017. Namun, menurut Fadli, masih banyak cabang seni budaya lain yang belum terakomodasi.
“Dengan adanya omnibus law, kita bisa mengintegrasikan regulasi untuk cabang-cabang seni seperti musik, museum, dan lainnya. Ini akan membuat regulasi kebudayaan lebih komprehensif dan terstruktur,” tutupnya. (Enal Kaisar)
-
FOTO24/08/2026 11:15 WIBFOTO: Momen Budi Arie Potong Tumpeng Rayakan HUT ke-12 Projo
-
NASIONAL24/08/2026 11:15 WIBSDI Bongkar Jalan Panjang Kedaulatan Indonesia
-
NASIONAL24/08/2026 09:00 WIBIsu Haji Isam Koordinator Karhutla Dibantah Tegas Istana
-
EKBIS24/08/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 6.544 Pagi Ini
-
NASIONAL24/08/2026 10:00 WIBBPS Ungkap Data Desil 290 Juta Warga Indonesia
-
EKBIS24/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu
-
EKBIS24/08/2026 10:30 WIBRupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.690/US$
-
NASIONAL24/08/2026 11:00 WIBIbas Desak Investigasi Karhutla Kalimantan