NASIONAL
Menteri PPMI Akan Tindak Tegas LPK Nakal yang Jadi Sarang TPPO
AKTUALITAS.ID – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), Abdul Kadir Karding, menyatakan bahwa pihaknya akan menindak lembaga pelatihan kerja (LPK) yang beroperasi di luar ketentuan. Menurutnya, beberapa LPK sering disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
“Kami akan menertibkan LPK-LPK nakal ini. Ada beberapa yang sering disalahgunakan oleh oknum menjadi tempat perekrutan TPPO,” ujar Karding di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024).
Karding menjelaskan bahwa LPK sebenarnya bertugas memberikan pelatihan keterampilan kepada calon pekerja migran, namun di beberapa kasus, LPK justru berfungsi sebagai calo untuk perdagangan orang secara ilegal.
“Kita akan lakukan pemeringkatan untuk menilai LPK mana yang baik, mana yang butuh perhatian khusus, dan mana yang harus kita tutup karena tidak sehat bagi kemanusiaan dan pekerja migran,” tambahnya.
Menteri PPMI juga berencana bekerja sama dengan beberapa kementerian dan pihak swasta untuk mendukung pembiayaan pelatihan keterampilan dan bahasa bagi pekerja migran, yang selama ini cukup mahal dalam proses perekrutan.
“Kita akan cari skema pembiayaan untuk pelatihan ini, agar pekerja migran bisa lebih siap dan terlindungi,” pungkasnya. (Enal Kaisar)
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
POLITIK04/07/2026 20:30 WIBRUU Pemilu, DPR akan Temui Ormas dan Partai Non-Parlemen
-
NUSANTARA04/07/2026 22:00 WIBAkses Warga Kembali Normal Usai BNPB Bangun Jembatan Darurat di Temanggung
-
OTOTEK04/07/2026 16:30 WIBGunakan Drone untuk Bertani, Produktivitas Pertanian Merauke Meningkat
-
NASIONAL04/07/2026 19:30 WIBViral Klaim Ongkos Berobat, BPJS Kesehatan Tegaskan Hoaks
-
JABODETABEK04/07/2026 16:00 WIBMensos: Sekolah Rakyat Baru di Jakarta Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa
-
NASIONAL04/07/2026 20:00 WIBWartawan Senior PWI Pusat Diapari Sibatangkayu Tutup Usia