Connect with us

EKBIS

Harga Telur Anjlok, Peternak Unggas Minta Intervensi Pemerintah

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Harga telur ayam di tingkat peternak dilaporkan turun tajam hingga berada di kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp26.500 per kilogram. Kondisi ini memicu kekhawatiran pelaku usaha peternakan unggas.

Koperasi Peternakan Unggas Sejahtera (KPUS) menyebut penurunan harga dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada turunnya permintaan pasar. Sementara itu, produksi telur tetap tinggi sehingga terjadi kelebihan pasokan.

“Produksi tetap tinggi sementara permintaan menurun, kondisi ini membuat harga jatuh dan tidak menutup biaya produksi,” ujar perwakilan KPUS (4/7/2026).

Menurutnya, jika kondisi ini terus berlanjut, peternak kecil akan paling terdampak karena tidak lagi mampu menutup biaya operasional harian. “Harga saat ini sudah di bawah biaya produksi, ini berisiko merugikan peternak secara berkelanjutan,” katanya.

KPUS mendesak pemerintah segera melakukan langkah stabilisasi harga, termasuk penyerapan produksi dan penguatan distribusi agar keseimbangan pasar kembali tercapai.

“Pemerintah perlu hadir untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan agar peternak tidak terus merugi,” ujar KPUS dalam pernyataan tertulisnya.

Kondisi ini menjadi perhatian serius di sektor pangan karena telur merupakan salah satu sumber protein utama masyarakat Indonesia.

TRENDING

Exit mobile version