Connect with us

NUSANTARA

Gunung Semeru Meletus Setinggi 1,4 Km

Aktualitas.id -

Ilustrasi,Gunung Semeru erupsi terpantau dari CCTV pada Sabtu (23/3/2024) pukul 23.00 WIB. (PVMBG)

AKTUALITAS.ID – Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (4/7/2026) pukul 06.08 WIB. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1,4 kilometer di atas puncak, sementara aktivitas vulkanik masih berlangsung ketika laporan pertama diterbitkan.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak condong ke arah selatan.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ± 2 menit 17 detik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” demikian keterangan PVMBG.

Hingga saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). PVMBG mengingatkan masyarakat agar mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan mengingat potensi bahaya masih cukup tinggi.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak karena kawasan tersebut berpotensi terdampak aliran awan panas guguran.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena terdapat potensi perluasan awan panas maupun aliran lahar yang dapat menjangkau hingga sekitar 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memasuki radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Zona tersebut dinilai rawan terhadap lontaran material pijar yang dapat membahayakan keselamatan.

Di samping ancaman erupsi, warga diminta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya awan panas guguran, aliran lava, maupun banjir lahar, terutama di aliran sungai yang berhulu langsung di Gunung Semeru.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian utama antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan resmi dari pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun PVMBG terkait aktivitas Gunung Semeru.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat erupsi tersebut. Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Semeru masih terus dilakukan secara intensif oleh petugas untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik lebih lanjut. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version