Connect with us

DUNIA

Drone Ukraina Hantam Jantung Minyak Rusia

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Konflik Rusia-Ukraina kembali memasuki babak baru. Ukraina mengklaim berhasil melancarkan serangan drone jarak jauh yang menyasar Terminal Minyak St Petersburg serta fasilitas militer di Kronstadt, Sabtu (4/7/2026), dalam operasi yang disebut sebagai pukulan langsung terhadap sumber pendapatan perang Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan operasi tersebut menjadi salah satu serangan paling signifikan karena menyasar target strategis yang berjarak lebih dari 850 kilometer dari perbatasan Ukraina.

“Malam ini, sanksi jarak jauh Ukraina terhadap Rusia atas perang ini berhasil di dekat St Petersburg,” kata Zelensky.

Menurut Zelensky, pasukan Ukraina menyerang infrastruktur minyak pelabuhan yang selama ini menjadi salah satu penopang pemasukan Rusia untuk membiayai operasi militernya. Selain itu, fasilitas militer di Kronstadt juga diklaim menjadi sasaran dalam operasi yang sama.

Komando Pasukan Operasi Khusus (SOF) Ukraina menyebut serangan dilakukan secara terkoordinasi bersama Direktorat Intelijen Utama (HUR), Dinas Keamanan Ukraina (SBU), Pasukan Sistem Tak Berawak, serta unit Serangan Jauh SOF.

Pihak militer Ukraina mengklaim sejumlah drone berhasil menembus sasaran dan memicu kebakaran di Terminal Minyak St Petersburg. Fasilitas tersebut merupakan salah satu pusat ekspor produk minyak terbesar Rusia di kawasan Baltik dengan kapasitas pengolahan sekitar 12,5 juta ton per tahun.

Terminal itu melayani pengiriman minyak menggunakan kapal tanker menuju berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah. Ukraina menilai fasilitas tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan penting yang menopang anggaran perang Rusia.

Laporan mengenai kebakaran di area terminal juga beredar melalui kesaksian warga setempat dan pemantauan analis intelijen sumber terbuka yang mendeteksi titik-titik api di kawasan pelabuhan St Petersburg.

Di saat yang sama, aktivitas drone juga dilaporkan terjadi di wilayah Leningrad. Gubernur Leningrad Alexander Drozdenko mengatakan puing-puing drone jatuh di pelabuhan Vysotsk di Laut Baltik, lokasi terminal minyak milik Lukoil.

Sementara itu, pemerintah Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 67 drone di wilayah Leningrad pada Sabtu pagi.

Serangan juga dilaporkan menjangkau wilayah Belgorod dan sekitar Moskow. Di Belgorod, ledakan menyebabkan gangguan pasokan listrik dan air di sejumlah daerah. Gubernur Belgorod Alexander Shuvayev menyebut serangan tersebut mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur vital.

Media lokal Rusia juga melaporkan kebakaran di pembangkit listrik tenaga termal Luch sehingga tim tanggap darurat diterjunkan ke lokasi.

Di wilayah Moskow, Wali Kota Sergey Sobyanin mengatakan pertahanan udara Rusia mencegat 16 drone yang mengarah ke ibu kota. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Rangkaian serangan tersebut terjadi hanya sehari setelah Ukraina mengklaim menyerang kilang minyak Lukoil-Nizhegorodnefteorgsintez di Kstovo. Menurut penilaian awal pihak Ukraina, serangan itu merusak unit pengolahan minyak AVT-6 dan memicu kebakaran di salah satu kilang terbesar Rusia.

Hingga berita ini ditulis, pemerintah Rusia belum memberikan konfirmasi resmi yang memverifikasi seluruh klaim Ukraina mengenai tingkat kerusakan maupun dampak operasional dari serangan-serangan tersebut. Situasi di sejumlah lokasi masih terus dipantau oleh otoritas setempat. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version