NUSANTARA
Kotawaringin Barat Perpanjang Darurat Karhutla
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, kian memprihatinkan. Amukan si jago merah yang tak kunjung padam memaksa Pemkab Kobar resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana karhutla mulai 21 Agustus hingga 4 September 2026.
Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, mengonfirmasi bahwa lonjakan titik panas (hotspot) dan kasus kebakaran mendasari keputusan krusial ini. Data BPBD Kobar per 18 Agustus 2026 mencatat angka fantastis: 859,49 hektare lahan hangus, dipicu oleh 189 kejadian kebakaran dan 461 titik panas.
“Kejadian karhutla dan titik panas di daerah kita kembali meningkat drastis. Luas lahan terbakar kini sudah menembus 859 hektare,” tegas Nurhidayah usai mengecek Posko Induk BPBD Kobar, Rabu (19/8).
Dua Kecamatan Jadi ‘Neraka’ Karhutla
Dari seluruh wilayah teror api, Kecamatan Kumai dan Arut Selatan (Arsel) menjadi penyumbang kerusakan terparah:
Kecamatan Kumai: Lahan terbakar membendung hingga 584,41 hektare (63 kejadian, 124 titik panas).
Kecamatan Arut Selatan: Lahan hangus mencapai 180,47 hektare (98 kejadian, 226 titik panas).
Sisa luasan terbakar tersebar di Kotawaringin Lama (32,1 ha), Arut Utara (30,5 ha), Pangkalan Banteng (24 ha), dan Pangkalan Lada (8 ha). Angka ini menempatkan Kobar di posisi kedua daerah dengan luasan karhutla terparah di Kalteng.
Menanggapi situasi yang makin kritis, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan kini fokus melakukan pemadaman total di area-area rawan yang berdekatan langsung dengan pemukiman penduduk.
“Kami bergerak cepat membagi kekuatan personel. Fokus utama kami saat ini adalah mengunci titik-titik api yang sudah merambat mendekati rumah warga,” tambah Nurhidayah.
Bupati memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga logistik petugas di lapangan terpenuhi. Pihaknya juga melayangkan peringatan keras kepada masyarakat agar berhenti total membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melapor jika melihat asap atau titik api sekecil apa pun sebelum bencana makin meluas. (Kusuma/Mun)
-
RAGAM04/10/2026 15:35 WIBAzka Corbuzier Debut Akting Lewat Home, Almost, Tayang Perdana di New York
-
DUNIA04/10/2026 15:00 WIB1.540 Milisi Houthi Tumbang Dihantam 474 Serangan Militer Yaman
-
POLITIK04/10/2026 14:00 WIBTB Hasanuddin Ingatkan Saleh Mustafa soal Rangkap Jabatan
-
NASIONAL04/10/2026 13:00 WIBGerebek Klaten! Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Kontrakan
-
NUSANTARA04/10/2026 13:30 WIBBMKG Bongkar Penyebab Udara Makassar Mendadak Tak Sehat
-
EKBIS04/10/2026 16:00 WIBMenhub Buka Masalah Impor KRL Bekas Jepang
-
NASIONAL04/10/2026 19:00 WIBBMKG Bongkar Peta Musim Hujan 2026/2027
-
OTOTEK04/10/2026 14:30 WIBWaspada! 6 Tanda WhatsApp Anda Disadap