NASIONAL
Kejagung Tangkap Ketua Cyber Army yang Gunakan 150 Buzzer untuk Serang Penyidik Kasus Ekspor CPO
AKTUALITAS.ID — Kasus dugaan perintangan penyidikan dalam perkara suap vonis lepas ekspor crude palm oil (CPO) semakin meluas. Kejaksaan Agung (Kejagung) kini menetapkan Ketua Cyber Army berinisial MAM sebagai tersangka setelah sebelumnya menangkap direktur salah satu televisi swasta di Jakarta.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa MAM diketahui bekerja atas perintah MS, pengacara terdakwa dalam kasus ekspor CPO. MAM ditugaskan untuk menyebarkan opini negatif dan mendiskreditkan penyidik Kejagung melalui media sosial.
“Mengerahkan 150 buzzer yang terbagi menjadi lima tim. Mereka membuat komentar negatif terkait penanganan kasus oleh penyidik Kejagung,” ujar mengerahkan 150 buzzer yang terbagi menjadi lima tim. Mereka membuat komentar negatif terkait penanganan kasus oleh penyidik Kejagung,” ujar Qohar dikutip Kamis (8/5/2025).
Dalam operasinya, MAM dan jaringannya tidak hanya mengandalkan komentar. Mereka juga memproduksi video dan konten provokatif untuk mendistorsi opini publik terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Seluruh aktivitas ini dilakukan di berbagai platform media sosial, seperti TikTok, X (dulu Twitter), dan Instagram.
Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 864,5 juta disebut telah digelontorkan MS kepada MAM untuk membiayai operasi digital ini. Kampanye negatif tersebut diarahkan pada tiga perkara yang sedang ditangani Kejagung, termasuk perkara dugaan korupsi dalam ekspor CPO.
“Ini jelas bentuk perintangan proses hukum. Mereka bermufakat untuk mengganggu integritas penanganan perkara,” tegas Qohar.
Kejagung menegaskan akan menindak tegas segala bentuk upaya penghalangan penyidikan, termasuk melalui serangan di ruang digital. Penyidik saat ini masih terus mendalami aliran dana dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini. (Poy)
-
JABODETABEK31/05/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta Hari Ini: Berawan dari Pagi hingga Malam
-
EKBIS31/05/2026 06:00 WIBDPR: 6 Juta Pekerja di Ujung Tanduk
-
POLITIK31/05/2026 07:00 WIBPDIP Ingat Prabowo Tak Ubah Kurikulum Sembarangan
-
NASIONAL31/05/2026 14:00 WIBPancasila Lahir di Tengah Perdebatan Panas BPUPKI
-
OASE31/05/2026 05:00 WIBAyat Alquran tentang Luar Angkasa yang Sering Dikaitkan dengan Sains
-
NUSANTARA31/05/2026 11:30 WIBPerwira Mayor TNI AL Ngamuk Hajar Kanit Polisi Sampai Pingsan di Jalanan
-
DUNIA31/05/2026 12:00 WIBParlemen Ghana Sahkan Hukuman Berat untuk LGBTQ
-
PAPUA TENGAH31/05/2026 17:00 WIBFreeport Lepas 11.000 Bibit Baramundi dan Kepiting di Pesisir Mimika