NASIONAL
Bela Nadiem, Hotman Paris Tuding Kejagung Paksakan Status Tersangka dalam Kasus Chromebook
AKTUALITASI.ID – Kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris, menuding Kejaksaan Agung (Kejagung) sengaja mencari momen untuk menetapkan kliennya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbud Ristek. Hotman menegaskan, Nadiem tidak menerima sepeser pun uang dari proyek tersebut.
“Coba tanya, tanya saja ke jaksa ada tidak lima perak pun si Nadiem terima uang? Entah dari siapa pun. Tidak ada,” ujar Hotman Paris, Jumat (5/9/2025).
Menurutnya, Kejagung dinilai janggal karena tidak mengulas lebih jauh soal dugaan aliran dana korupsi ke kantong Nadiem. Hotman bahkan menyamakan nasib Nadiem dengan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong yang juga pernah tersandung kasus serupa namun tanpa bukti aliran dana.
“Nasib Nadiem sama dengan nasib Lembong. Tidak ada satu Rupiah pun jaksa menemukan ada uang masuk ke kantongnya Nadiem,” tegas Hotman.
Hotman menjelaskan bahwa pemilihan Chromebook saat itu didasarkan pada pertimbangan biaya yang jauh lebih murah dibanding laptop dengan sistem operasi Windows. Penetapan harganya pun dilakukan secara resmi melalui e-katalog yang dikelola pemerintah.
Terkait investasi Google di Gojek yang menjadi sorotan, Hotman menyatakan tidak ada kaitan sama sekali dengan kasus ini. “Justru karena ditemukan bahwa Chromebook itu jauh lebih murah makanya digunakan. Dan itu pun bukan keputusannya Nadiem, itu keputusannya tim pengadaan,” tandasnya. (Ari Wibowo/Mun)
-
POLITIK03/11/2026 11:00 WIBDemokrat Ultimatum Pemerintah Jangan Lelet Urus KPU
-
NASIONAL03/11/2026 10:00 WIBMenteri LH Bongkar Dalang Politik di Balik Kebakaran Hutan
-
EKBIS03/11/2026 10:30 WIBEfek Boikot Membara! Saham RANS Hancur Lebur Kian Jauh di Bawah IPO
-
DUNIA03/11/2026 18:00 WIBBayi 2 Bulan Tewas dalam Ledakan Bom Truk Kolombia
-
JABODETABEK03/11/2026 13:30 WIBPria Bawa Uang Palsu Rp20 Juta Diciduk Polisi
-
EKBIS03/11/2026 11:33 WIBRupiah Dipermainkan Dolar
-
DUNIA03/11/2026 12:00 WIBTujuh Syarat Iran Bisa Mengubah Peta Konflik Timur Tengah
-
POLITIK03/11/2026 16:00 WIBDoli: Putusan MA Tak Bisa Dianggap Persoalan Biasa