NASIONAL
Jimly: Ada Terobosan Besar dalam Reformasi Polri
AKTUALITAS.ID – Komisi Percepatan Reformasi Polri telah merampungkan seluruh rekomendasi pembenahan institusi kepolisian. Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie, menyebut terdapat poin besar dalam hasil kajian tersebut yang kini tinggal menunggu keputusan Presiden.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, memastikan bahwa seluruh proses penyusunan rekomendasi reformasi Polri telah rampung.
Menurut Jimly, tim telah bekerja maksimal selama beberapa bulan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperbaiki institusi kepolisian.
“Sudah selesai kami kerjanya, tinggal menunggu waktu Presiden,” ujar Jimly di Gedung DKPP, Jumat (17/4/2026).
Meski telah selesai, laporan tersebut belum diserahkan kepada Presiden. Jimly menjelaskan bahwa ada mekanisme khusus dalam penyampaian dokumen penting tersebut.
Ia menyebut penyerahan tidak dilakukan secara administratif biasa, melainkan akan disampaikan langsung dalam pertemuan resmi dengan Presiden.
Jimly juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan penundaan penyerahan adalah untuk menjaga kerahasiaan isi rekomendasi.
Dokumen tersebut dinilai sangat strategis sehingga perlu dijaga agar tidak bocor sebelum dipelajari oleh Presiden.
“Belum diserahkan karena ada usul agar tidak dalam bentuk tertulis dulu, nanti bisa bocor,” tegasnya.
Saat ini, pihak komisi tengah menunggu penjadwalan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Penjadwalan tersebut sempat tertunda karena agenda kenegaraan Presiden, termasuk kunjungan luar negeri.
Jimly memastikan laporan sebenarnya sudah selesai sejak dua bulan lalu dan siap dipaparkan kapan saja.
Meski belum membeberkan isi detail, Jimly memberi sinyal bahwa terdapat poin besar dalam rekomendasi reformasi Polri.
Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden.
“Ada poin besar, tapi biar Presiden yang memutuskan,” katanya.
Reformasi Polri kini memasuki tahap krusial. Publik menantikan langkah Presiden dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut yang diyakini akan membawa perubahan signifikan bagi institusi kepolisian di Indonesia. (Bowo/Mun)
-
FOTO04/09/2026 13:00 WIBFOTO: ACC Kembangkan Potensi Warga Desa Cibunian
-
EKBIS04/09/2026 12:30 WIBPertamina Batalkan Syarat STNK untuk Beli BBM
-
POLITIK04/09/2026 15:00 WIBBawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu
-
NASIONAL04/09/2026 09:45 WIBErna Sari Dewi: Stop Bicara Digital Desa Kalau Tak Didanai
-
JABODETABEK04/09/2026 15:30 WIBMengaku Disekap, 2 ART Akhirnya Dipulangkan Polisi
-
EKBIS04/09/2026 10:30 WIBDolar AS Melemah, Rupiah Naik ke Rp17.632
-
NASIONAL04/09/2026 16:00 WIBKarhutla Sumatera-Kalimantan, Komnas HAM Minta Perlindungan Warga Diperkuat
-
DUNIA04/09/2026 17:00 WIBMohsen Rezaei: Strategi Baru Iran Akan Hantam Fondasi Kekuatan AS