Connect with us

NASIONAL

Seskab Teddy Sentil Masa Jabatan Dino Patti Djalal, Anies Baswedan Buka Suara

Aktualitas.id -

Anies Baswedan saat berkampanye di Lapangan Jambidan, Bantul, DIY, Selasa (23/1/2024). (Foto: Timnas AMIN)

AKTUALITAS.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan dukungan moral kepada diplomat senior Dino Patti Djalal di tengah polemik kritik terhadap intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu disampaikan Anies melalui media sosial dengan menyinggung rekam jejak panjang Dino dalam diplomasi internasional.

Pernyataan Anies muncul setelah Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya merespons kritik Dino terkait frekuensi lawatan Presiden Prabowo ke luar negeri. Dalam tanggapannya, Teddy menyebut Dino sebagai diplomat hebat, namun menyelipkan pernyataan mengenai masa jabatan Dino sebagai Wakil Menteri Luar Negeri yang berlangsung sekitar tiga bulan.

Melalui akun X pribadinya, Selasa (02/6/2026), Anies mengenang pertama kali mendengar nama Dino Patti Djalal saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat itu, Dino yang masih menjadi diplomat muda tampil dalam forum internasional BBC World Debate ketika Indonesia tengah menghadapi tekanan internasional.

“Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dengan diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia,” tulis Anies.

Menurut Anies, penampilan Dino kala itu memberi kesan kuat karena dinilai mampu menjaga kehormatan Indonesia di tengah situasi yang tidak mudah.

“Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: Dino Patti Djalal,” ujar Anies.

Anies juga menceritakan pengalamannya bertemu langsung dengan Dino saat menempuh studi doktoral di Illinois, Amerika Serikat. Ia menggambarkan Dino sebagai diplomat yang mampu menjelaskan persoalan rumit dengan argumentasi yang tenang dan terukur.

“Yang kami temui adalah diplomat muda yang cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dengan ketenangan diplomatik yang sulit ditiru,” kata Anies.

Selain menyoroti kapasitas personal Dino, Anies menyinggung kiprah diplomat senior itu saat menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, termasuk penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles pada 2012 yang mempertemukan warga Indonesia dari berbagai negara.

Menurut Anies, inisiatif tersebut menjadi salah satu fondasi penguatan jejaring diaspora Indonesia di tingkat global. Ia juga menilai Dino memiliki kontribusi besar dalam pengembangan diskursus kebijakan luar negeri melalui pendirian Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI).

“Ia lalu mendirikan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yang ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global,” ujar Anies.

Di tengah polemik yang berkembang, Anies menilai kritik dan masukan Dino terhadap pemerintah perlu dipahami dalam konteks pengalaman panjangnya di bidang diplomasi serta penguasaan substansi hubungan internasional.

“Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam,” kata Anies.

Pada bagian akhir pernyataannya, Anies menyampaikan dukungan terbuka terhadap kredibilitas Dino di tengah perdebatan publik mengenai kritik terhadap lawatan Presiden Prabowo.

“Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat,” ujar Anies.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyarankan pemerintah mengevaluasi frekuensi kunjungan luar negeri Presiden dan mempertimbangkan diplomasi virtual untuk sebagian agenda internasional. Kritik itu kemudian direspons Teddy Indra Wijaya yang menyebut diplomasi luar negeri Presiden menghasilkan manfaat strategis bagi Indonesia. (Yan Kusuma)

TRENDING

Exit mobile version